Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Menteri LH Sebut Optimalisasi RDF Jadi Solusi Sampah Berkelanjutan di Jakarta Utara

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Menteri LH Sebut Optimalisasi RDF Jadi Solusi Sampah Berkelanjutan di Jakarta Utara
Foto: (Sumber: Menteri Lingkungan Hidup RI Hanif Faisol Nurofiq memungut sampah dari dalam kali dalam Gerakan Indonesia ASRI di Halaman Kantor Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Jakarta Utara, Selasa (17/2/2026). ANTARA/HO-Pemkot Jakut..)

Pantau - Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan optimalisasi fasilitas Refuse Derived Fuel (RDF) merupakan solusi pengolahan sampah berkelanjutan di Jakarta Utara maupun DKI Jakarta.

Ia menyampaikan, “Optimalisasi fasilitas RDF ini penting dalam penanganan sampah berkelanjutan,” saat apel kegiatan kebersihan Gerakan Indonesia ASRI di Halaman Kantor Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Jakarta Utara.

Jakarta Utara menghasilkan lebih dari 1.300 ton sampah per hari sehingga memerlukan perhatian serius dalam pengelolaannya.

Hanif menyoroti peran strategis kepala daerah dalam pengelolaan sampah sesuai Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah.

Ia menyebut dukungan TNI dan Polri menjadi bagian dari mandat nasional untuk mempercepat penanganan sampah di seluruh wilayah.

Gerakan Indonesia ASRI menjadi simbol sinergi pemerintah pusat, daerah, TNI, dan Polri dalam mempercepat penanganan sampah.

Hanif menegaskan gerakan kebersihan merupakan amanat langsung Presiden melalui Gerakan Indonesia Asri.

Ia mengajak kolaborasi lintas sektor dengan pernyataan, “Ayo kita bereskan masalah sampah. Jakarta Utara menjadi barometer penanganan sampah nasional,” ujarnya.

Pembatasan Kapasitas RDF Rorotan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo meminta komisioning di RDF Plant Rorotan tidak lebih dari 750 ton per hari untuk menghindari bau.

Ia menyatakan, “Kemarin kami sudah rapat secara khusus, saya sudah minta sementara ini untuk komisioningnya tidak lebih dari 750 ton per hari dan digunakan 'dump truck' yang baru,” katanya.

Pramono menjelaskan saat kapasitas 750 ton per hari tidak menimbulkan bau, namun ketika dinaikkan hingga 1.000 ton per hari muncul bau dari proses pengolahan.

Ia menambahkan persoalan bau utama berasal dari transportasi pengangkutan sampah ke RDF Rorotan karena air lindi yang tercecer, dengan pernyataan, “Karena air lindinya yang tercecer ke mana-mana,” ungkapnya.

Operasional Bertahap dan Penambahan Armada

Pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup akan menambah truk kompaktor baru produksi tahun 2025 untuk mengatasi persoalan jangka pendek di RDF Rorotan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto memastikan operasional RDF Plant Rorotan berjalan bertahap, terukur, dan terkendali dengan memprioritaskan keselamatan serta kenyamanan warga.

Ia menyatakan, “RDF Plant Rorotan merupakan infrastruktur strategis daerah yang dibangun untuk menjawab tantangan pengelolaan sampah Jakarta ke depan," ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan