Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Wali Kota Hendra Hidayat Targetkan Jakarta Utara Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Wali Kota Hendra Hidayat Targetkan Jakarta Utara Jadi Percontohan Nasional Pengelolaan Sampah
Foto: (Sumber: Arsip foto - Spanduk larangan pembuangan sampah dipasang di kawasan Tanggul Muara Baru, Jakarta Utara, Rabu (21/1/2026). ANTARA/HO-DLH DKI Jakarta/aa..)

Pantau - Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat bertekad menjadikan wilayahnya sebagai percontohan nasional dalam pengelolaan sampah agar lebih sehat dan asri setelah ditunjuk sebagai lokasi percontohan peta jalan pengelolaan sampah oleh Menteri Lingkungan Hidup Tahun 2025.

Komitmen tersebut disampaikan saat Apel Kebersihan Gerakan Indonesia ASRI di Halaman Kantor Pelabuhan Perikanan Nizam Zachman, Jakarta Utara sebagai momentum penguatan kolaborasi pemerintah, aparat, dunia usaha, dan masyarakat.

Pemerintah Kota Jakarta Utara menyatakan siap menindaklanjuti arahan Presiden melalui Kementerian Lingkungan Hidup.

Hendra Hidayat menyatakan “Kami mendukung sepenuhnya dan siap melaksanakan arahan yang disampaikan. Tujuan kami jelas, menciptakan Jakarta yang indah, asri, nyaman dan bersih,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi bimbingan Kementerian Lingkungan Hidup dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan sampah dan kebersihan lingkungan.

Strategi Hulu hingga Hilir

Kepala Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Utara Edy Mulyanto menyampaikan berbagai langkah strategis telah dilakukan melalui koordinasi lintas sektor.

Pengelolaan sampah di hulu dilakukan melalui Program Pengelolaan Sampah Lingkup RW Kupilah di 460 RW sesuai Pergub Nomor 77 Tahun 2020 serta penguatan ekonomi sirkular melalui 579 Bank Sampah berdasarkan Pergub Nomor 33 Tahun 2021.

Pengendalian sampah plastik sekali pakai diterapkan di 538 retail sesuai Pergub Nomor 142 Tahun 2019 dan pengelolaan sampah di 976 perusahaan termasuk hotel, restoran, dan kafe dilaksanakan sesuai Pergub Nomor 102 Tahun 2021.

Pengolahan sampah organik melalui kompos dan maggot diterapkan di 169 lokasi sesuai Pergub Nomor 534 Tahun 2022.

Di tingkat tengah pengelolaan dilakukan melalui TPS dan TPS3R, sedangkan di tingkat hilir melalui UPST Bantargebang dan fasilitas RDF Rorotan.

Partisipasi Warga Meningkat

Dari total 228.737 rumah di Jakarta Utara, sebanyak 23.691 rumah atau 10,36 persen telah melakukan pemilahan sampah mendekati target 11 persen pada 2025.

Pengurangan sampah diperkuat melalui pendistribusian 1.468 unit drop point sampah organik di sejumlah RW percontohan di enam kecamatan serta pelibatan kader PKK, Pramuka Saka Kalpataru, dan sekolah-sekolah.

Edy Mulyanto menyatakan “Capaian ini menunjukkan bahwa kolaborasi dan pelibatan berbagai pihak mampu mendorong pengurangan sampah dari sumbernya,” katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf