Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pariwisata Indonesia Hadapi Tren Global 2026, Pemerintah Targetkan 17,6 Juta Wisman

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pariwisata Indonesia Hadapi Tren Global 2026, Pemerintah Targetkan 17,6 Juta Wisman
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Beberapa pengunjung berekreasi di kawasan tempat wisata Bukit Moko, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. ANTARA/Ilham Nugraha..)

Pantau - Pariwisata Indonesia memasuki persimpangan penting pada tahun 2026 seiring perubahan tren wisata global yang mendorong transformasi menuju pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.

Laporan terbaru Kementerian Pariwisata menyoroti tren global yang akan mengubah cara wisata dikemas dan dinikmati sekaligus membuka peluang besar bagi objek wisata lokal untuk bangkit lebih kuat dan kompetitif.

Pemerintah menargetkan 17,6 juta kunjungan wisatawan mancanegara pada tahun 2026 dengan fokus pada isu global green and quality tourism dalam pengembangan sektor pariwisata nasional.

Berbagai langkah dilakukan seperti membuka jalur penerbangan baru, meningkatkan pelayanan, dan menyiapkan sumber daya manusia pariwisata agar kunjungan tidak hanya terpusat pada lima destinasi super prioritas yaitu Borobudur, Labuan Bajo, Danau Toba, Likupang, dan Mandalika.

Ketergantungan pada lima destinasi tersebut dinilai berisiko menimbulkan kejenuhan, padahal Indonesia memiliki potensi wisata yang lebih kaya dan beragam.

Diperlukan strategi masif dan berkelanjutan untuk mengubah citra pariwisata Indonesia dari pariwisata massal menjadi pariwisata berkualitas berbasis pengalaman mendalam.

Wisatawan global kini mencari interaksi autentik, aksesibilitas yang baik, serta pengalaman berkesan yang membuat mereka tinggal lebih lama.

Salah satu langkah strategis adalah mewujudkan Gerakan Nasional "Indonesia Asri" sebagaimana disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas bersama kepala daerah dan Forkopimda.

Gerakan tersebut sejalan dengan tren wisata dunia yang menekankan keamanan, kenyamanan, kesehatan, kebersihan lingkungan, udara segar, dan keindahan alam.

Tiga Tren Wisata Dunia 2026

Terdapat lima tren wisata dunia pada 2026 yang perlu diantisipasi Indonesia, tiga di antaranya menjadi sorotan utama.

Pertama adalah cultural immersion and experience-based tourism atau wisata berbasis pengalaman dan keterlibatan budaya yang mendorong wisatawan mencari pengalaman mendalam tentang budaya lokal, seni tradisi, kuliner, dan cerita masyarakat.

Dalam tren ini, wisatawan ingin berbaur, tinggal di pedesaan, serta merasakan kehidupan sehari-hari yang autentik dengan dukungan suasana aman, sehat, bersih, serta alam yang indah dan asri.

Kedua adalah eco-friendly and sustainable tourism atau wisata ramah lingkungan dan berkelanjutan yang menekankan kesadaran terhadap konservasi, edukasi, dan pariwisata hijau.

Wisatawan mencari destinasi yang natural, belum tercemar, dan memberi ruang bagi mereka untuk ikut menjaga kelestarian kawasan.

Ketiga adalah nature and adventure-based tourism atau wisata alam berbasis petualangan dengan aktivitas seperti mendaki, surfing, diving, rafting, hingga parasailing yang diminati terutama generasi muda.

Faktor keamanan menjadi syarat mutlak dalam pengembangan wisata berbasis petualangan agar daya tarik destinasi tetap terjaga.

Penulis :
Ahmad Yusuf