
Pantau - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mendalami kasus perusakan portal Jalan Layang Non Tol Casablanca di Jakarta Selatan yang diduga dilakukan oleh kelompok pengendara sepeda motor untuk konvoi.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin mengatakan, "Saat ini, sedang kita dalami kelompok pengendara tersebut," kata Komarudin.
Ia menjelaskan pihaknya berkoordinasi dengan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk melihat unsur pidana dalam dugaan perusakan fasilitas umum tersebut.
Kasus ini mencuat setelah beredar video dari akun media sosial @jakartaselatan24jam yang memperlihatkan sejumlah pengendara sepeda motor merusak portal JLNT Casablanca.
Dalam unggahan tersebut tertulis, "Diduga terjadi pengrusakan pada fasilitas umum yaitu pembukaan paksa portal JLNT Casanlanca," tulis akun tersebut.
Sebelumnya, Dinas Perhubungan DKI Jakarta pernah melakukan uji coba penutupan terbatas JLNT Casablanca pada 1 hingga 15 April 2024.
Sebagai rute alternatif kendaraan dari arah barat Tanah Abang maupun dari arah timur Casablanca, pengendara dapat melintasi jalur bawah Jalan Prof. Dr. Satrio.
Pengguna jalan diimbau menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu-rambu dan petunjuk petugas serta mengutamakan keselamatan.
Polda Metro Jaya juga pernah menutup JLNT Casablanca mulai 1 April 2024 pukul 21.00 hingga 04.00 WIB karena arus lalu lintas cenderung sepi setelah pukul 21.00 WIB.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya sebelumnya Kombes Pol Latif Usman mengatakan, "Kita evaluasi, ternyata Casablanca itu setelah jam 9 malam, arus yang dari arah barat ke timur maupun timur ke barat itu sudah landai. Jadi, jalur bawah itu bisa digunakan dengan nyaman," kata Latif Usman pada 29 Maret 2024.
Ia menambahkan penutupan tersebut bertujuan agar pada malam hari lokasi itu tidak dimanfaatkan untuk kegiatan balapan liar oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
- Penulis :
- Aditya Yohan







