Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Jakarta Selatan Pantau Harga Pangan Jelang Lebaran, Cabai Merah Naik

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemkot Jakarta Selatan Pantau Harga Pangan Jelang Lebaran, Cabai Merah Naik
Foto: (Sumber : Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar meninjau pasar swalayan di kawasan Jagakarsa, AEON Tanjung Barat, Jakarta Selatan, menjelang Lebaran, Selasa (10/3/2026). ANTARA/Luthfia Miranda Putri..)

Pantau - Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan melakukan pemeriksaan harga bahan pangan di pasar tradisional dan pasar modern menjelang Lebaran untuk memastikan stabilitas harga selama bulan Ramadhan hingga mendekati Idul Fitri.

Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar mengatakan pemantauan harga pangan pokok strategis dilakukan sejak awal Ramadhan hingga menjelang Idul Fitri.

" Kami melaksanakan pemantauan harga pangan pokok strategis yang dilakukan sejak awal bulan Ramadhan, 18 Februari 2026, sampai menjelang Hari Raya ldul Fitri 1447 H/Tahun 2026 (17 Maret 2026)".

Pemerintah Kota Jakarta Selatan melalui Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian telah memeriksa 15 pasar tradisional dan 10 pasar swalayan di wilayah Jakarta Selatan.

Hasil pemeriksaan menunjukkan harga pangan secara umum masih stabil meskipun terdapat kenaikan pada beberapa komoditas tertentu.

Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah cabai merah.

Muhammad Anwar menyampaikan "Kalau harga, sebagian mungkin ada kenaikan, ya, seperti cabai keriting, tapi kenaikannya masih terjangkau".

Dalam pengawasan tersebut ditemukan harga cabai rawit merah naik hingga Rp110.000 per kilogram dari sebelumnya Rp100.000 per kilogram.

Kepala Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian Jakarta Selatan Ridho Sosro menyatakan harga pangan masih tergolong terjangkau meskipun sempat mengalami kenaikan pada awal Ramadhan.

Ridho Sosro mengatakan "Hampir seluruhnya mengalami kenaikan awal puasa kemarin, ya, seperti beras, terutama beras, daging, dan telur. Tapi sampai dengan kemarin itu, ternyata harga tersebut mulai mengalami penurunan kembali, walaupun masih di atas harga pada awal puasa".

Ia menambahkan bahwa secara keseluruhan rata-rata harga pangan masih relatif stabil.

Pengawasan harga komoditas pangan mencakup produk hasil peternakan, perikanan, dan pertanian yang dijual di pasar tradisional maupun pasar modern.

Pemeriksaan tersebut juga bertujuan untuk memastikan keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat.

Ridho Sosro mengatakan "Diharapkan masyarakat dapat mengonsumsi dengan nyaman dan terhindar dari bahaya penyakit yang ditimbulkan bahan kimia berbahaya, seperti boraks, formalin, atau pewarna".

Pemerintah Kota Jakarta Selatan berharap melalui pengawasan ini masyarakat dapat memperoleh bahan pangan yang aman dan terjangkau menjelang Lebaran.

Penulis :
Aditya Yohan