
Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI mencatat pelaksanaan Zakat Istana 2026 berhasil menghimpun dana sebesar Rp4.345.197.056 dari 111 muzaki yang terdiri dari pejabat negara, menteri kabinet, serta unsur TNI dalam kegiatan yang digelar di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat 13 Maret 2026.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid melalui keterangan di Jakarta pada Senin menjelaskan bahwa kegiatan Zakat Istana 2026 dilaksanakan di Istana Negara pada 13 Februari 2026.
Ia menyampaikan bahwa jumlah penghimpunan zakat dalam kegiatan tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang 11 kali penyelenggaraan Zakat Istana.
Sodik Mudjahid mengatakan penghimpunan zakat dari jajaran pejabat negara di Istana melalui Baznas terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.
Pada tahun 2022 zakat yang terkumpul tercatat sebesar Rp636.250.000.
Jumlah tersebut meningkat pada 2023 menjadi Rp753.500.000.
Pada tahun 2024 penghimpunan zakat kembali naik menjadi Rp1.088.500.000.
Peningkatan berlanjut pada 2025 dengan total zakat yang terkumpul mencapai Rp2.040.338.000.
Pada tahun 2026 jumlah penghimpunan zakat melonjak signifikan hingga mencapai Rp4.345.197.056.
"Keteladanan para pemimpin ini sangat efektif dalam menggerakkan masyarakat untuk menunaikan zakat melalui lembaga yang terpercaya dan akuntabel. Bahkan pengaruhnya bisa lebih kuat dibandingkan dengan kampanye yang kami lakukan," ungkapnya.
Sodik menilai capaian tertinggi dalam pengumpulan Zakat Istana menjadi momentum penting bagi kepengurusan Baznas periode 2026–2031 untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan zakat.
"Kepercayaan ini merupakan amanah bagi kami untuk terus memperkuat pengelolaan zakat yang profesional, transparan, dan akuntabel, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para mustahik di seluruh Indonesia," katanya.
Ia juga menekankan bahwa potensi zakat nasional di Indonesia sangat besar dan dapat menjadi kekuatan penting untuk membantu mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan umat.
"Partisipasi para pejabat negara dalam Zakat Istana juga menunjukkan kehadiran negara dalam mendukung gerakan zakat nasional. Ini menjadi sinyal positif bahwa zakat semakin dipandang sebagai instrumen penting dalam pembangunan sosial dan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Kegiatan Zakat Istana 2026 tidak hanya diikuti oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sejumlah menteri kabinet juga turut menunaikan zakat melalui Baznas.
Menteri yang hadir antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra juga hadir dalam kegiatan tersebut.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno turut menunaikan zakat melalui Baznas.
Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad juga ikut serta dalam kegiatan tersebut.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir turut hadir menunaikan zakat.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar juga mengikuti kegiatan pembayaran zakat di Istana.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia turut menunaikan zakat melalui Baznas.
Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian juga tercatat ikut dalam kegiatan tersebut.
Panglima TNI Agus Subianto juga menghadiri kegiatan Zakat Istana 2026.
- Penulis :
- Aditya Yohan







