
Pantau - Kementerian Hak Asasi Manusia meminta aparat kepolisian mempercepat penyelidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan Andrie Yunus.
Wakil Menteri HAM Mugiyanto menyatakan percepatan penyelidikan diperlukan untuk memastikan penegakan hukum berjalan transparan dan akuntabel.
Ia menegaskan pemerintah tetap berkomitmen menjamin perlindungan hak asasi manusia.
Komitmen tersebut termasuk perlindungan terhadap kebebasan berekspresi dan menyampaikan pendapat.
Hak tersebut diatur dalam Kovenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik yang telah diratifikasi melalui Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2005.
"Komitmen pemerintah dalam perlindungan dan penghormatan HAM, termasuk hak atas kebebasan berekspresi, menyampaikan pendapat dan berkumpul secara damai tidak berubah," kata Mugiyanto.
Ia menjelaskan penghormatan terhadap suara kritis masyarakat merupakan bagian dari mekanisme check and balances dalam kehidupan demokrasi.
Sikap tersebut juga menjadi posisi resmi pemerintah sebagaimana tercermin dalam agenda Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Perhatian Internasional terhadap Kasus Andrie Yunus
Mugiyanto menyebut kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus juga mendapat perhatian komunitas internasional.
Perhatian tersebut datang dari Komisaris Tinggi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa Volker Turk.
Perhatian serupa juga disampaikan oleh Pelapor Khusus PBB untuk Perlindungan Pembela HAM Mary Lawlor.
Ia menilai perhatian internasional tersebut dapat mempengaruhi posisi Indonesia sebagai anggota sekaligus Presiden Dewan HAM PBB.
Hal tersebut dapat terjadi jika penanganan kasus tidak dilakukan secara cepat dan transparan.
"Percepatan penyelidikan dan pengungkapan informasi yang jelas dan menyeluruh tentang peristiwa serangan dengan air keras terhadap saudara Andrie Yunus ini sangat mendesak dilakukan oleh polisi," ujarnya.
Pemerintah Dukung Pemulihan Korban
Kementerian HAM juga telah berkomunikasi dengan Kepolisian Republik Indonesia untuk mendorong percepatan penyelidikan.
Penyelidikan tersebut diharapkan dapat mengungkap pelaku.
Penyelidikan juga diharapkan dapat mengungkap motif serta kemungkinan aktor intelektual di balik serangan tersebut.
Ia menilai pengungkapan kasus secara tuntas penting untuk mencegah munculnya spekulasi yang dapat merusak kredibilitas komitmen pemerintah dalam perlindungan HAM.
Kementerian HAM juga mengapresiasi partisipasi masyarakat yang membantu proses identifikasi pelaku melalui rekaman kamera pengawas.
Namun Mugiyanto mengingatkan publik agar tetap mengacu pada hasil penyelidikan resmi aparat penegak hukum.
Hal tersebut penting terutama di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan yang dapat memicu manipulasi informasi.
Pemerintah juga menyatakan dukungan terhadap proses pemulihan korban yang saat ini menjalani perawatan medis.
"Negara akan menanggung biaya pengobatan dan pemulihan hingga tuntas," kata Mugiyanto.
Ia juga menyampaikan simpati dan solidaritas kepada Andrie Yunus.
Ia berharap korban dapat segera pulih setelah mendapatkan perawatan medis yang optimal.
- Penulis :
- Gerry Eka







