Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Relokasi Pengungsi Bencana di Sumatera Utara ke Hunian Sementara, Tenda Pengungsian Kini Kosong

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Pemerintah Relokasi Pengungsi Bencana di Sumatera Utara ke Hunian Sementara, Tenda Pengungsian Kini Kosong
Foto: (Sumber : Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera Tito Karnavian memukul bedug di Masjid Raya Baiturrahman, Aceh. ANTARA/HO-Kemendagri.)

Pantau - Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera berhasil merelokasi seluruh pengungsi bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara dari tenda pengungsian ke hunian sementara maupun hunian tetap.

Berdasarkan laporan Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Sumatera Utara dan Sumatera Barat telah mencatatkan nol pengungsi yang tinggal di tenda pengungsian.

Capaian tersebut terjadi berkat percepatan pembangunan hunian sementara di tiga provinsi terdampak bencana.

Data Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi per 14 Maret 2026 mencatat masih terdapat 812 kepala keluarga yang berada di tenda pengungsian.

Jumlah tersebut berkurang sebanyak 502 kepala keluarga dibandingkan sebelumnya.

Seluruh pengungsi yang masih berada di tenda saat ini berada di daerah terdampak bencana di Aceh.

Dari total rencana pembangunan 19.295 unit hunian sementara di tiga provinsi terdampak, sebanyak 15.595 unit telah selesai dibangun.

Jumlah tersebut setara dengan sekitar 80 persen dari target keseluruhan pembangunan hunian sementara.

Di Sumatera Barat pembangunan hunian sementara telah mencapai 100 persen dari target.

Di Sumatera Utara pembangunan hunian sementara telah mencapai 95 persen dari target.

Sementara itu di Aceh pembangunan hunian sementara telah mencapai sekitar 77 persen.

Selain pembangunan hunian sementara, pemerintah juga sedang merampungkan pembangunan hunian tetap bagi korban bencana.

Data Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera per 14 Maret 2026 mencatat sebanyak 110 unit hunian tetap telah selesai dibangun.

Total rencana pembangunan hunian tetap bagi korban bencana mencapai 36.669 unit.

Sebanyak 1.359 unit hunian tetap lainnya saat ini masih dalam proses pembangunan.

Upaya pengurangan jumlah pengungsi juga dilakukan melalui pemberian bantuan Dana Tunggu Hunian bagi penyintas bencana yang memilih tidak tinggal di hunian sementara.

Seluruh rekening penerima Dana Tunggu Hunian telah menerima transfer dana dengan tingkat penyaluran mencapai 100 persen.

Bantuan Dana Tunggu Hunian tersebut diberikan kepada 13.728 penerima di tiga provinsi terdampak bencana.

Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menegaskan pemerintah berkomitmen mengurangi jumlah pengungsi dengan merelokasi mereka ke hunian yang lebih layak.

"Jadi, kalau masih ada di tenda-tenda, ini sudah masuk di bulan ketiga, bulan ketiga setelah akhir November, tidak elok kalau mereka masih di tenda," ungkapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri mengenai percepatan penanganan pengungsi pascabencana Sumatera yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri di Jakarta.

Penulis :
Aditya Yohan