Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Ramadan, Bantuan Pangan dan Perlengkapan Ibadah Disalurkan bagi Warga Terdampak Bencana di Bireuen

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Ramadan, Bantuan Pangan dan Perlengkapan Ibadah Disalurkan bagi Warga Terdampak Bencana di Bireuen
Foto: (Sumber : Bireuen, 16-03-2026 - Di tengah bulan suci Ramadan, bantuan kemanusiaan terus disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Aceh..)

Pantau - Bireuen, 16-03-2026 - Di tengah bulan suci Ramadan, bantuan kemanusiaan terus disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah Aceh. Tim Relawan Bea Cukai Lhokseumawe menyalurkan bantuan kepada warga di Kabupaten Bireuen, tepatnya di Gampong Cot Ara, Kecamatan Kuta Blang, dan Gampong Kapa, Kecamatan Peusangan, pada Jumat (13/03).

Bantuan yang disalurkan berupa 1,25 ton beras, berbagai bahan kebutuhan pokok, serta perlengkapan ibadah seperti sarung, mukena, dan sajadah. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung aktivitas ibadah selama bulan Ramadan di tengah proses pemulihan pascabencana.

Ketua Tim Relawan Bea Cukai Lhokseumawe, Vicky Fadian, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari program Bea Cukai Peduli yang bersumber dari donasi pegawai Bea Cukai dari berbagai daerah di Indonesia. “Ramadan menjadi momentum untuk saling menguatkan. Selain kebutuhan pokok, kami juga menyalurkan perlengkapan ibadah agar masyarakat tetap dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Menurutnya, penyaluran bantuan di Kabupaten Bireuen ini menjadi bagian akhir dari rangkaian aksi kemanusiaan yang dilakukan sejak awal Desember 2025. Sejak 4 Desember 2025, tim relawan Bea Cukai Lhokseumawe secara bertahap menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di beberapa wilayah Aceh.

Wilayah yang menjadi lokasi penyaluran bantuan meliputi Kabupaten Aceh Tengah, Aceh Utara, Bener Meriah, Bireuen, serta Kota Lhokseumawe. Bantuan disalurkan secara bertahap menyesuaikan dengan kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat di tiap-tiap daerah.

“Selama periode tersebut, total bantuan yang telah disalurkan mencapai lebih dari 7 ton barang antara lain beras beserta bahan pokok lainnya. Selain itu juga ada ratusan paket perlengkapan ibadah, perlengkapan memasak, Al-Qur’an, serta buku Iqra bagi masyarakat,” jelas Vicky.

Ia menambahkan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan hasil dukungan berbagai pihak di lingkungan Bea Cukai dan Kementerian Keuangan. Selain berasal dari donasi Kemenkeu Peduli dan Bea Cukai Peduli, dukungan juga datang dari sejumlah kantor Bea Cukai di berbagai daerah.

Beberapa di antaranya berasal dari Kanwil Bea Cukai Aceh, Kanwil Bea Cukai Sumatera Utara, Kanwil Bea Cukai Jawa Barat, Kanwil Bea Cukai Banten, PSO Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kantor Bea Cukai Bandung, serta sejumlah kantor Bea Cukai lainnya.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi di berbagai wilayah Aceh. Diharapkan bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat serta mendukung proses pemulihan yang masih berlangsung di sejumlah daerah terdampak.

Penulis :
Aditya Yohan