
Pantau - Pemerintah Provinsi Lampung memfasilitasi sebanyak 1.886 warga untuk mengikuti Program Mudik Gratis Lampung 2026 menggunakan moda transportasi kereta api dan bus yang diberangkatkan dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang, Bandarlampung, pada Senin.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela secara resmi melepas keberangkatan para peserta mudik gratis tersebut dalam kegiatan yang digelar di stasiun tersebut.
Ia menyampaikan, "Tadi secara resmi kami sudah melepas keberangkatan 1.886 orang peserta Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung Tahun 2026 dari Stasiun Kereta Api Tanjung Karang".
Program mudik gratis tersebut merupakan bentuk komitmen berkelanjutan Pemerintah Provinsi Lampung untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin merayakan Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman setiap tahun.
Perluasan Moda Transportasi
Pada pelaksanaan tahun 2026 terdapat perubahan dibandingkan program mudik gratis tahun sebelumnya.
Jika pada tahun sebelumnya program mudik gratis hanya menggunakan moda transportasi kereta api, pada tahun ini Pemerintah Provinsi Lampung juga menyediakan moda transportasi bus.
Penambahan moda transportasi bus dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis tersebut.
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menyatakan, "Berbeda dengan tahun sebelumnya yang hanya menggunakan moda transportasi kereta api, tahun 2026 ini Pemprov Lampung turut menghadirkan moda transportasi bus. Jadi kita patut bersyukur karena ada perluasan jangkauan moda transportasi dalam program mudik gratis ini".
Bentuk Kepedulian dan Kolaborasi Berbagai Pihak
Program mudik gratis tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah bersama pihak terkait dalam membantu masyarakat yang membutuhkan fasilitas untuk pulang ke kampung halaman saat Lebaran.
Pemerintah daerah berharap seluruh peserta mudik dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan sampai di tujuan dengan selamat.
Wagub Lampung juga berharap para pemudik dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga di kampung halaman.
Ia menyampaikan harapan, "Semoga para pemudik lancar, bisa nyaman, menunaikan dan melaksanakan mudik dengan baik dan bertemu keluarga dalam keadaan sehat".
Pelaksanaan program mudik gratis tersebut tidak menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Program ini terlaksana melalui kolaborasi dan partisipasi berbagai pihak, termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta pihak swasta.
- Penulis :
- Arian Mesa








