Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Mensos Pastikan Bantuan Rp100,9 Miliar untuk Penyintas Banjir di Aceh dan Sumatera Disalurkan Ketat Agar Tepat Sasaran

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Mensos Pastikan Bantuan Rp100,9 Miliar untuk Penyintas Banjir di Aceh dan Sumatera Disalurkan Ketat Agar Tepat Sasaran
Foto: Menteri Sosial Syaifullah Yusuf memberikan keterangan kepada awak media sesuai menyalurkan bantuan dana bagi warga penyintas bencana alam di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, Senin 16/3/2026 (sumber: ANTARA/Tri Vanny)

Pantau - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan penyaluran bantuan dana bagi penyintas bencana banjir di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dilakukan secara hati-hati agar bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Saifullah Yusuf kepada awak media saat berada di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, pada Senin 16 Maret 2026.

Ia menyatakan, "Yang paling penting adalah kami menyalurkan bantuan bagi penyintas bencana alam dengan hati-hati sesuai prosedur karena semuanya akan diaudit".

Dalam kesempatan tersebut, Saifullah Yusuf bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian hadir langsung menyerahkan bantuan kepada warga penyintas bencana banjir di Aceh Timur.

Prosedur Penyaluran Bantuan Diperketat

Total bantuan yang disalurkan dalam kegiatan tersebut mencapai Rp100,9 miliar.

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Pendopo Bupati Aceh Timur yang berada di Kampung Jawa, Kecamatan Idi Rayeuk, Kabupaten Aceh Timur.

Saifullah Yusuf menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan dirancang melalui prosedur yang ketat agar kemungkinan ketidaktepatan sasaran dapat diminimalisasi.

Data penerima manfaat harus dipastikan akurat dan telah melalui proses verifikasi sebelum diajukan ke Kementerian Keuangan.

Setelah pengajuan tersebut disetujui oleh Kementerian Keuangan, Kementerian Sosial kemudian menginstruksikan pihak penyalur untuk mulai menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

Untuk wilayah Aceh, penyaluran bantuan dilakukan melalui PT Pos Indonesia agar proses distribusi dapat berlangsung lebih cepat serta mudah diakses oleh warga.

Tiga Metode Penyaluran Bantuan ke Warga

Pemerintah menerapkan tiga metode penyaluran bantuan kepada masyarakat penyintas bencana.

Metode pertama adalah penyaluran langsung melalui Kantor PT Pos Indonesia di daerah setempat.

Metode kedua adalah penyaluran melalui komunitas masyarakat seperti di desa atau di rumah tokoh masyarakat yang telah disepakati bersama.

Metode ketiga dilakukan dengan mendatangi langsung rumah warga penerima bantuan, khususnya bagi warga lanjut usia yang tidak memungkinkan datang langsung mengambil bantuan.

Petugas PT Pos Indonesia akan mengantarkan bantuan langsung ke rumah penerima yang memiliki keterbatasan mobilitas.

Saifullah Yusuf menambahkan bahwa nilai bantuan yang diberikan pemerintah kepada penyintas bencana cukup besar.

Jika dihitung per kepala keluarga, bantuan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp60 juta hingga Rp70 juta.

Dengan jumlah bantuan tersebut, pemerintah berharap warga penerima dapat memanfaatkannya secara optimal untuk memulihkan kehidupan mereka setelah terdampak bencana banjir.

Penulis :
Shila Glorya