
Pantau - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat memastikan pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman usai kebakaran yang terjadi di SPBE Cimuning, Bekasi, pada Rabu malam, 1 April 2026.
Kronologi Kebakaran dan Dampak
Kebakaran terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kota Bekasi, sekitar pukul 21.30 WIB.
Api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran bersama warga setelah sempat meluas di area fasilitas tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Bekasi mencatat sedikitnya 12 orang mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Para korban kemudian dirujuk ke RS Kartika Husada, RSUD Kabupaten Bekasi, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, dan RS Citra Arafiq untuk mendapatkan penanganan medis.
Luas area terdampak kebakaran mencapai sekitar 2.000 meter persegi dengan kerusakan berat meliputi tiga unit lapak, enam unit truk SPBE, dan tujuh unit kendaraan roda dua.
Hingga kini, jumlah kerugian masih dalam proses perhitungan dan jenis luka korban belum dirinci lebih lanjut.
Jaminan Pasokan dan Langkah Pertamina
Pertamina menyatakan "Pertamina Patra Niaga Regional JBB memastikan bahwa pasokan LPG kepada masyarakat tetap aman" dalam keterangannya.
Untuk menjaga distribusi, Pertamina menyiapkan skema Regular Alternative Emergency dengan dukungan suplai dari SPBE terdekat.
SPBE pendukung suplai tersebut berasal dari PT Kenrope Sarana Pratama, PT Pacific Sumber Segara, dan PT Dharma Wira Sentosa.
Pertamina menegaskan "Karena telah disediakan titik suplai pengganti SPBE untuk tetap melayani masyarakat" guna menghindari gangguan distribusi.
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan panic buying agar distribusi LPG tetap terkendali.
Pertamina juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden kebakaran yang terjadi di SPBE PT Indogas Andalan Kita sekitar pukul 21.00 WIB.
Terkait korban, Pertamina meminta pihak SPBE memberikan penanganan terbaik serta memastikan seluruh keluhan masyarakat ditangani secara optimal, sementara data korban masih dalam proses pendataan lebih lanjut.
- Penulis :
- Arian Mesa








