Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kementerian Sosial Siap Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa M7,6 di Maluku Utara dan Sulawesi Utara

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Kementerian Sosial Siap Salurkan Bantuan bagi Korban Gempa M7,6 di Maluku Utara dan Sulawesi Utara
Foto: Menteri Sosial Saifullah Yusuf memberikan keterangan terkait bantuan bagi korban bencana gempa bumi 7,6 magnitudo yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara di Jakarta, Kamis 2/4/2026 (sumber: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo)

Pantau - Kementerian Sosial memastikan kesiapan menyalurkan bantuan bagi korban gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Maluku Utara dan Sulawesi Utara, dengan respons cepat berbasis kebutuhan di lapangan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan tim telah dikerahkan dan saat ini masih menunggu laporan resmi pemerintah daerah terkait data korban dan dampak keseluruhan.

"Tim kami sudah berada di lapangan dan berkoordinasi dengan Dinas Sosial setempat. Bantuan akan kami berikan sesuai kebutuhan yang teridentifikasi," ungkapnya.

Ia menambahkan, "Kami akan memberikan dukungan secepatnya sesuai dengan kebutuhan di lapangan."

Kronologi Gempa dan Dampak Awal

Gempa bumi bermagnitudo 7,6 terjadi di barat daya Pulau Batang Dua, Ternate, Maluku Utara, dan getarannya dirasakan hingga Ternate, Manado, serta Gorontalo dengan intensitas mencapai skala MMI IV.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat adanya gelombang tsunami di sejumlah wilayah pesisir dengan ketinggian 0,30 meter di Halmahera Barat, 0,20 meter di Bitung, dan 0,75 meter di Minahasa Utara.

Data sementara dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana hingga Kamis siang mencatat satu korban meninggal dunia di Kota Manado.

Selain itu, satu korban luka ringan dan 16 keluarga terdampak dilaporkan berada di Kabupaten Minahasa.

Kerusakan dan Upaya Penanganan

Kerusakan di Kota Manado meliputi lima kantor pemerintah, satu hotel, dan satu gedung KONI yang terdampak gempa.

Di Kabupaten Minahasa, dua rumah sakit mengalami kerusakan berat, lebih dari 10 rumah terdampak, satu kantor pemerintah rusak, serta satu fasilitas umum ikut terdampak.

Sementara itu, di Kota Ternate, satu gedung gereja dan dua rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat gempa.

Kementerian Sosial menyatakan koordinasi intensif telah dilakukan sejak pagi melalui rapat bersama untuk memastikan respons cepat dan tepat sasaran.

Personel Taruna Siaga Bencana telah lebih dahulu dikerahkan ke lokasi terdampak dan bekerja bersama BNPB, TNI, Polri, serta relawan dari berbagai daerah dalam penanganan darurat.

Bantuan yang akan disalurkan masih dalam tahap penyesuaian berdasarkan hasil pendataan tim di lapangan yang hingga kini terus berlangsung.

Penulis :
Shila Glorya