
Pantau - Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit Indonesia (APPKSI) mendeklarasikan dukungannya terhadap capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Dukungan diberikan lantaran pasangan calon (paslon) nomor urut 2 itu dinilai paling berkomitmen dan memperhatikan nasib petani plasma sawit.
"Dukungan kami berikan karena program-program Prabowo-Gibran yang mempercepat hilirisasi industri sawit," ujar Sekretaris Jendral APPKSI Arifin Nur Cahyono, dalam konferensi pers di kantornya, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (31/1/2024).
"Lalu, mengedepankan pengurangan stunting secara masif dengan peningkatan gizi dan pendidikan bagi masyarakat kecil seperti kami para stakeholders industri sawit," imbuhnya.
Adapun sebelum menyatakan dukungan, APPKSI mendatangi kediaman Prabowo pada Kamis (25/1/2024). Ini dilakukan guna menyampaikan sejumlah harapan petani plasma sawit, apabila Prabowo-Gibran terpilih menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia. Prabowo pun setuju dengan usulan APPKSI yang memiliki anggota 2,5 juta petani plasma sawit ini.
"Pertama kami meminta agar dana pungutan ekspor CPO yang dihimpun oleh BPDPKS (Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit) agar dialokasikan bagi pendidikan anak-anak kami dalam bentuk pembangunan sarana dan prasarana pendidikan serta program beasiswa bagi anak anak petani dan pekerja di perkebunan sawit," kata Arifin.
Usulan kedua, adalah agar adanya program dari pemerintah untuk membangun sekolah menengah kejuruan (SMK)terkait perkebunan kelapa sawit di daerah daerah perkebunan sawit.
"Ketiga, yaitu dana pungutan ekspor CPO agar dialokasikan untuk pembangunan sarana dan prasarana kesehatan di daerah areal perkebunan sawit dan pengobatan gratis bagi masyarakat sekitar areal perkebunan sawit," tutur Arifin.
Keempat, usulan APPKSI ke Prabowo-Gibran, adalah soal dana pungutan ekspor CPO agar benar-benar digunakan untuk program pinjaman dana untuk revitalisasi kebun-kebun petani plasma dan mandiri
"Kelima, adalah mempercepat program sertifikasi lahan lahan perkebunan sawit para petani sawit plasma dan mandiri," jelas Arifin.
"Jadi wajar kami dari APPKSI mengajukan lima agenda pada Prabowo-Gibran yang akan didukung oleh jutaan petani sawit. Karena selama ini dana pungutan ekspor CPO tidak dirasakan oleh para stakeholders perkebunan sawit terutama para petani sawit," jelas dia.
Diketahui, BPDPKS telah menyatakan dana pungutan ekspor yang telah terkumpul sejak Januari-Juni 2023 sudah lebih dari Rp 15 triliun. Adapun proyeksi penerimaan dana pungutan ekspor tahun ini mencapai sekitar Rp 30 triliun.
Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurrachman sendiri menyampaikan, dana pungutan ekspor sawit yang telah terkumpul hingga Mei 2023 mencapai Rp 186,6 triliun, dan digunakan untuk sejumlah hal.
Di antaranya untuk penyaluran program biodiesel, program peremajaan sawit rakyat (PSR), program pelatihan, dukungan penyediaan sarana prasarana pekebun sawit, penelitian, dan lainnya.
Tercatat, penyaluran untuk program PSR hingga Mei 2023 sebesar Rp 7,78 triliun, penyaluran untuk program biodiesel mencapai Rp 146,56 triliun, program pelatihan Rp 366,53 miliar, dan penelitian sebesar Rp 519,6 miliar.
Sementara, pengamat politik dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran (UPN) Yogyakarta, Ludiro Madu menilai adanya dukungan dari APPKSI akan menambah kekuatan bagi pasangan Prabowo-Gibran pada Pilpres.
"Kalau Prabowo-Gibran menang terpilih menjadi presiden-wakil presiden di 2024, maka permintaan lima usulan dari APPKSI harus direaliasikan agar tidak membuat kecewa para petani sawit tersebut," ujar Ludiro.
Selain itu, kata Ludiro, APPKSI yakin bahwa Prabowo-Gibran akan mengabulkan lima usulan tersebut. Terlebih, para petani memiliki banyak harapan terhadap kepemimpinan Prabowo-Gibran, khususnya petani dari perkebunan kelapa sawit.
"Para petani sawit butuh perhatian baik untuk pendidikan anak-anaknya, kesehatan dan kehidupan yang layak," ucapnya.
Di tempat terpisah, Komandan Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo -Gibran, Haris Rusli Moti menyambut baik adanya dukungan dari APPKSI kepada Prabowo-Gibran.
"Kami sangat senang adanya dukungan dari Asosiasi Petani Plasma Kelapa Sawit Indonesia kepada Prabowo-Gibran, karena ini akan menambah kekuatan politik untuk menangkan satu putaran di Pilpres 2024," kata Haris Rusli.
Haris mengatakan, bahwa lima usulan APPPKSI akan terwujud bila Prabowo-Gibran menang pada pilpres 2024. Keyakinan itu bisa dilihat dari program Prabowo-Gibran yang memperhatikan nasib para petani serta petani sawit.
"Dukungan APPKSI ini membuktikan bahwa presiden-cawapres nomor urut 2 itu bisa memberikan harapan baru dan kehidupan yang layak bagi para petani, khusus petani sawit," tandasnya.
- Penulis :
- Rizki
- Editor :
- Rizki








