Pantau Flash
Bawaslu Tegaskan ASN Tidak Netral Jika Petahana Ikut Pilkada
Wagub DKI: Belum Ada Tanda Lonjakan Kasus COVID-19 Akibat Demo
Publik Bisa Akses Seluruh Naskah UU Ciptaker Setelah Diteken Presiden
Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Jadi 381.910 per 23 Oktober
Polri Tetapkan 8 Tersangka Kebakaran Kejaksaan Agung

Ketersediaan Vaksin Sangatlah Penting dalam Pemulihan Ekonomi

Ketersediaan Vaksin Sangatlah Penting dalam Pemulihan Ekonomi Dokumentasi. Penandatanganan kerja sama pengadaan vaksin COVID-19 antara Kementerian Kesehatan RI dengan AstraZeneca PLC di London, Inggris, Rabu (14/10/2020). (ANTARA/HO-Kemlu RI)

Pantau.com - Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati menegaskan, ketersediaan dan akses atas vaksin sangat penting dalam penanganan COVID-19 sekaligus mendukung pemerintah untuk memulihkan ekonomi nasional dari dampak pandemi.

Hal tersebut disampaikan Sri Mulyani dalam pertemuan para Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral G20 yang diselenggarakan secara virtual.

“Ketersediaan dan akses atas vaksin sangat penting dalam penanganan COVID-19 dan mendukung pemulihan ekonomi,” katanya dalam keterangan resmi Kemenkeu yang diterima di Jakarta, Jumat (16/10/2020).

Baca juga: Ma'ruf Sebut Vaksin Tidak Berlabel Halal Bisa Digunakan Masyarakat, Asal...

Pertemuan itu menegaskan pentingnya aksi bersama untuk mendukung R&D, produksi, dan distribusi COVID-19 tools yang meliputi diagnostik, terapi, serta vaksin. Dicontohkan, seperti imunisasi yang dilakukan secara luas merupakan barang publik global atau global public good dalam rangka pencegahan dan penanganan pandemi COVID-19.

Aksi bersama dalam mendukung proses penanganan pandemi dilakukan dengan tujuan untuk mendukung akses yang merata dan terjangkau bagi seluruh masyarakat.

Tak hanya itu, negara-negara G20 juga menekankan pentingnya pembiayaan Universal Health Coverage (UHC) bagi negara berkembang untuk meningkatkan daya tahan, kesiapan, dan respon dari sistem kesehatan terhadap pandemi.

Baca juga: Tiga Jalur Vaksin COVID-19 untuk Penduduk Indonesia

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: