Pantau Flash
Bamsoet: Deklarasi Benny Wenda Makar, Pemerintah Harus Tindak Tegas
Rekor Lagi! Kasus COVID-19 di Indonesia Melonjak Naik 8.369 Hari Ini
Lemhannas: Benny Wenda Tidak Punya Kewenangan untuk Deklarasi Papua Barat
Ditangkap Bareskrim di Bogor, Ustadz Maaher Jadi Tersangka Kasus UU ITE
Dari Penggeledahan Rumah Dinas Edhy Prabowo, KPK Temukan Uang Rp4 Miliar

Menteri Edhy Keluhkan Petambak Sulit Dapat Kredit Bank

Menteri Edhy Keluhkan Petambak Sulit Dapat Kredit Bank Menteri Edhy Prabowo. (Foto: Humas KKP)

Pantau.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Edhy Prabowo, mengatakan perbankan sangat sulit memberikan pembiayaan kredit bagi pelaku budidaya hasil laut. Ia memberikan contoh budidaya udang dengan hanya optimalisasi tambak.

"Saya pernah diskusi dengan OJK tentang kenapa pelaku budidaya lewat tambak susah dapatkan pinjaman uang oleh Bank," ujar dia dalam acara kegiatan kerja sama antara BRSDM dengan BLU-LPMUKP secara virtual, Senin (26/10/2020).

Baca juga: Menteri Edhy Pastikan Kemudahan Investasi di Sektor Kelautan Perikanan

Menurut Menteri Edhy, pembudidaya bisa mendapatkan pinjaman dengan syarat jaminannya bukan tambak. Namun, jaminan rumah dan aset pribadinya, maka hal ini tidak ada korelasinya sama sekali.

"Saya sampaikan juga, kenapa orang bikin kebun yang ratusan ribu hektar langsung bisa dapat pinjaman dari Bank. Dengan jaminannya kebun tersebut. Sedangkan pelaku budidaya kenapa tidak tambak yang menjadi jaminan," bebernya.

Baca juga: Wujudkan Ekonomi Kelautan Berkelanjutan, Ini Pesan Menteri Edhy Prabowo

Dirinya juga menjelaskan tambak, terutama budidaya udang juga punya nilainya. Seperti, pembuatan tambak itu tidak mudah dan harus bisa mengatur pengolahan limbahnya. Kemudian pengaturan air tangkapan baru.

"Jadi kita bisa klaim ke dunia bahwa hasil udang yang kita jual ke pasar Internasional ada hasil udang yang benar-benar mengikuti kaidah lingkungan yang benar," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: