Pantau Flash
Mantap! DKI Jakarta Catat Angka Kesembuhan Harian Covid-19 Tertinggi
Wagub DKI Jakarta Rangkul Ormas untuk Jaga Stabilitas Ibu Kota, Sebut Bentuk Kolaborasi dengan Pemerintah
Pemerintah Turunkan Harga PCR Rp275 Ribu, Langsung Berlaku Mulai Hari Ini
Ribuan Ormas di Jakarta Deklarasikan Diri untuk Amankan Ibu Kota pada Pemilu 2024
Sah! Harga PCR Resmi Turun Jadi Rp275 Ribu, di Luar Jawa-Bali Rp300 Ribu

Penumpukan Penumpang di Soetta, Server Kemenkes Down

Penumpukan Penumpang di Soetta, Server Kemenkes Down Penumpukan Penumpang di Bandara Soetta (Foto: Twitter El Shinta)

Pantau.com - Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyebut antrean panjang yang terjadi pada 19-20 Desember 2020 di Bandara Soekarno-Hatta diakibatkan server Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengalami gangguan atau down.

Menurut Anggota Ombudsman Republik Indonesia, Alvin Lie, server untuk menampung data Kartu Kewaspadaan Kesehatan elektronik penumpang atau e-HAC (Health Alert Card) sempat tak bisa diakses.

"Jadi apabila kita lihat apa yang terjadi tanggal 19-20 Desember 2020 kemarin, server Kementerian Kesehatan down, tidak bisa akses (e-HAC)," ujar dia dalam webinar MTI secara virtual, Senin (21/12/2020).

Baca juga: Pemerintah Bantu 150 Bus untuk Urai Antrean Penumpang KRL dari Bogor

Alvin menjelaskan, akibat server dari Kementerian Kesehatan mengalami gangguan ini, para penumpang yang sudah mengisi data secara elektronik kembali diminta mengulangnya dengan cara manual.

"Saya cek sendiri di Bandara Soetta karena alat pembacanya e-HAC tidak bisa nyambung ke server. Maka itu yang sudah ngisi e-HAC harus ngisi manual lagi. Hal ini yang terjadi kerumunan lagi,"paparnya. 

Pihaknya juga menyinggung pemerintah kurang siap dalam memberikan pelayanan e-HAC, khususnya pemangku kebijakan, yakni Kementerian Kesehatan (Kemenkes). "Implementasi di lapangan terkait kebijakan perjalanan orang di masa pandemi Covid-19 cenderung asal-asalan dan tidak pernah dievaluasi secara serius," pungkasnya.

Baca juga: Penerapan 3M Atasi COVID-19 Menurun, Kemenkes: Masyarakat Sudah Agak Lelah

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: