Pantau Flash
Kemenkes Kirim Tim Observasi WNI dari Kapal World Dream Siang Ini
PSM Diminta Lebih Kompak Lawan Shan United
Menkes Terawan: 9 WNI Positif Korona di Diamond Princess Tidak Sakit Berat
Kompetisi J-League Ditunda Akibat Virus Korona
Pemerintah Berikan Diskon Tarif Pesawat Akibat Serangan Korona

Perusahaan Jack Ma Buat Aplikasi Virus Korona

Perusahaan Jack Ma Buat Aplikasi Virus Korona Jack Ma. (Foto: Forbes)

Pantau.com - Perusahaan milik Jack Ma, Alibaba Group diminta oleh pemerintah China untuk mengembangkan sebuah aplikasi. Dimana perusahaan besutan Jack Ma diminta untuk membantu mengendalikan penyebaran infeksi virus korona.

Untuk diketahui, selain Alibaba Group, Tencent Holdings juga diminta membantu mengendalikan virus mematikan tersebut.

"Di sini saya meminta perusahaan-perusahaan internet besar, seperti Tencent dan Alibaba, untuk mengembangkan aplikasi komunitas publik untuk pekerja komunitas," ujar Chen Yueliang, seorang pejabat dengan Kementerian Urusan Sipil.

Baca juga: Texas Konfirmasi Kasus Virus Korona, Total Kasus di AS Jadi 15 Orang

Chen mengatakan, perangkat lunak amal lebih bermanfaat daripada sumbangan 1 miliar yuan. Tencent dan Alibaba langsung menanggapi dengan cepat dan mengungkap kesiapan dengan alat yang didedikasikan untuk pengendalian epidemi masyarakat.

Komentar pejabat itu sempat menimbulkan reaksi beragam di media sosial China. Ini menjadi topik trending di Weibo, platform media sosial mirip Twitter China.

Tencent telah memperkenalkan "Haina community digital pass”, aplikasi mini yang berjalan dalam aplikasi WeChat. Aplikasi ini diluncurkan Sabtu lalu yang memungkinkan warga memverifikasi identitas mereka secara online, memindai kode QR ketika masuk dan keluar dari komunitas, serta mendokumentasikan suhu badan mereka.

Baca juga: Nasihati Anak Muda, Jack Ma: Kebanyakan Orang Pintar Ingin Menang

Sementara Alibaba Cloud, dengan komputasi awan raksasa e-commerce Alibaba ini mengumumkan aplikasi mini yang dapat merekam gerakan di masyarakat. Perusahaan berencana menghubungkan aplikasi ke perangkat pintar termasuk kamera AI dan termometer stiker di masa depan.

Belakangan isu virus Korona begitu mengemukan, dimana telah menewaskan lebih banyak orang di China dibandingkan wabah Sars pada 2003. Wabah ini telah memaksa pihak berwenang untuk menempatkan kota-kota di bawah penguncian atau karantina.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Category
Ekonomi

Berita Terkait: