Pantau Flash
Perusahaan Asuransi Mendata Klaim Banjir Jakarta
Kapal Berkecepatan 40 Knot Disiagakan TNI di Pulau Sebaru Jaga WNI
Yasonna Sebut Telah Kantongi Nama Dirjen PAS Baru
Mahfud MD: Tidak Ada Kontradiksi Agama dan Pancasila!
Wakil Presiden Iran Masoumeh Ebtekar Positif Terinfeksi Korona

Berdalih Cari Peserta Ajang Pencarian Bakat, Pria Ini Malah Cabuli Bocah

Berdalih Cari Peserta Ajang Pencarian Bakat, Pria Ini Malah Cabuli Bocah Polisi mengamankan pria yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual yang rata-rata korbannya adalah anak laki-laki di bawah umur (Rudi)

Pantau.com - Polres Singkawang menciduk seorang pria berinisial ZL (49), lantaran diduga sebagai pelaku pelecehan seksual yang rata-rata korbannya adalah anak laki-laki di bawah umur.

"Tersangka berhasil kita amankan di rumahnya, di Kelurahan Melayu, Kecamatan Singkawang Tengah kemarin," kata Kapolres Singkawang, AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo melalui Kasat Reskrim, AKP Tri Prasetiyo, Jumat (10/1/2020).

Baca juga: Bejat! Pria Ini Cabuli Anak-anak Selama 11 Tahun dengan Iming-imingan Uang

Terungkapnya kasus ini, menyusul adanya laporan dari anak yang menjadi korban pelecehan seksual oleh tersangka pada bulan November 2019 lalu.

Korban yang masih di bawah umur sempat melintas di salah satu rumah ibadah di Kota Singkawang menggunakan sepeda.

"Saat itulah, tersangka menghentikan korban dengan berpura-pura menanyakan alamat seseorang kepada korban," ungkapnya.

Entah bagaimana, tersangka langsung merayu korban dan menawarkan korban untuk menjadi salah satu peserta pencarian bakat.

"Kemudian, tersangka membawa korban ke suatu tempat dan menyuruh korban mengganti baju. Saat itulah tindak pelecehan seksual terjadi," ungkapnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, katanya, tersangka mengakui jika perbuatan tersebut sudah dilakukannya sebanyak belasan kali dengan korban yang berbeda-beda dan rata-rata anak laki-laki di bawah umur.

Baca juga: Cabuli Bocah SD saat Rumah Sepi, Seorang Pria Dicokok Polisi

"Bahkan perbuatan itu pun pernah dilakukan oleh tersangka saat berada di Kota Pontianak," jelasnya.

Atas perbuatannya, tersangka akan dikenakan Pasal 82 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan diancam hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Bagaskara Isdiansyah
Category
Nasional

Berita Terkait: