Pantau Flash
Sah! Pilkada Serentak 2020 Tetap Digelar 9 Desember 2020
Peringatan Banjir Warga Jakarta! Bendungan Katulampa Bogor Siaga I
30 Hotel di DKI Jakarta Siap Digunakan untuk Isolasi Pasien COVID-19 OTG
Positif COVID-19 di Indonesia Pecah Rekor (Lagi), Tambah 4.176 Kasus
Presiden Jokowi Tegaskan Pilkada Serentak 2020 Tidak akan Ditunda

Cegah Korona, KPK Periksa Suhu Tubuh Pegawai hingga Tahanan

Cegah Korona, KPK Periksa Suhu Tubuh Pegawai hingga Tahanan Ilustrasi (Foto: Antara)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan pengecekan suhu tubuh terhadap pegawai, tahanan, hingga tamu sebagai bentuk tindakan preventif penyebaran virus korona atau COVID-19.

"Sementara pengecekan menggunakan suhu tubuh," ujar Pelaksana tugas Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (5/3/2020).

Baca juga: Korona Menjangkit Indonesia, Sri Sultan HB X Beri Pesan Halus tapi Menusuk

Ali mengatakan, upaya pencegahan penyebaran virus korona di lingkungan KPK telah dilakukan sejak Rabu 4 Maret 2020. Hal tersebut dilakukan menyusul diumumkannya dua warga Indonesia yang sudah positif terindikasi terjangkit virus korona.

"Kemarin kita juga sudah berlakukan kepada para tahanan, para tamu, dan seluruh pegawai," ungkapnya.

Selain melakukan pengecekan suhu tubuh, KPK juga menyediakan cairan disinfektan yang ditempatkan di sejumlah titik di dalam Gedung KPK.

"Kita juga menyediakan 'hand sanitizer' yang selalu akan kita isi ulang di pintu masuk, dan di setiap lantai," tuturnya.

Dalam upaya mencegah penularan penyakit COVID-19, Presiden mengajak warga menjaga higienitas dengan sering mencuci tangan dan mengurangi kontak. Pemerintah juga sudah menyiapkan 100 rumah sakit yang memiliki kemampuan isolasi dan peralatan medis sesuai standar internasional.

Selain itu, pemerintah sudah membentuk tim gabungan untuk penanganan virus korona yang terdiri dari unsur TNI, Polri, dan masyarakat sipil.

Baca juga: Soal Cuitan Korona, Bareskrim Periksa Fahira Idris Hari Ini

Untuk pertanyaan seputar #COVID19Indonesia, silahkan masyarakat menghubungi hotline melalui nomor telepon (021) 5210411 atau 081212123119 dan akun media sosial @KemenkesRI.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: