Pantau Flash
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020

Hadapi Korona, Jokowi Minta Pelibatan Tokoh Agama dan Ormas untuk Edukasi

Hadapi Korona, Jokowi Minta Pelibatan Tokoh Agama dan Ormas untuk Edukasi Presiden Jokowi. (Foto: Antara)

Pantau.com - Presiden RI Joko Widodo menekankan pentingnya pelibatan tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan untuk memberikan edukasi mengenai protokol kesehatan menghadapi pandemi COVID-19 kepada masyarakat.

"Pelibatan tokoh-tokoh agama, tokoh ormas untuk mengedukasi masyarakat dalam mensosialisasikan kedisiplinan itu penting dan betul-betul bisa dilakukan," kata presiden dalam pengantar Rapat Terbatas Persiapan Menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H, melalui konferensi video, di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020).

Baca juga: Jokowi Siapkan Skenario Ganti Hari Libur Nasional Cegah Mudik Lebaran 2020

Presiden menekankan pentingnya edukasi mengenai protokol kesehatan kepada masyarakat, di antaranya pentingnya mencuci tangan, menjaga jarak aman, menggunakan masker, dan mengurangi mobilitas keluar rumah.

Selain itu, lanjutnya, penting juga disampaikan penerapan pembatasan sosial berskala besar.

"Ini perlu terus disampaikan dalam rangka kita menjalankan protokol kesehatan secara ketat, baik di rumah maupun di luar rumah secara disiplin," ujar Presiden.

Dalam Rapat Terbatas itu, Presiden meminta persiapan Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini betul-betul mendapat perhatian.

Presiden menyampaikan meskipun persiapan Ramadhan dan Idul Fitri telah biasa dilakukan, tahun ini kondisinya berbeda karena Indonesia dan bangsa-bangsa di seluruh dunia tengah menghadapi tantangan wabah COVID-19.

Baca juga: Gugat Jokowi Soal Penanganan Korona, Enggal: Saya Tidak Akan Mundur!

Pada kesempatan itu, Jokowi juga meminta ketersediaan bahan pokok mendapat perhatian bersama. Sejauh ini Kepala Negara sudah melakukan pengecekan ke Bulog dan daerah, dimana ketersediaan bahan pokok masih dalam kondisi baik (aman) untuk beberapa bulan ke depan.

Beberapa bahan pokok yang mengalami kenaikan harga, seperti gula dan bawang putih diperkirakan akan kembali normal dalam beberapa pekan ke depan.

Presiden juga meminta agar distribusi logistik dapat berlangsung lancar, tidak terkendala adanya penutupan akses jalan yang mungkin terjadi di beberapa daerah.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: