Pantau Flash
Pemkot Surabaya Diharapkan Bisa Beli Mobil PCR Seharga Rp10 Miliar
Coppa Italia Jadi Pembuka Kompetisi Sepakbola di Italia
Kemenperin Berkomitmen Kawal Investasi di Indonesia
Nissan Pastikan Tutup Pabrik di Indonesia
Pemerintah Segera Terbitkan Protokol Latihan dan Kompetisi Olahraga

Jokowi Gratiskan Listrik 24 Juta Rumah Selama Tiga Bulan

Headline
Jokowi Gratiskan Listrik 24 Juta Rumah Selama Tiga Bulan Petugas melakukan simulasi perawatan jaringan listrik ketika digelar apel gabungan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional PLN se Jawa Timur dan Bali di Gresik. (Foto: Antara/Zabur Karuru)

Pantau.com - Presiden Jokowi memutuskan untuk menggratiskan tarif listrik selama April sampai Juni 2020 di tengah pandemi Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Langkah ini sebagai stimulus guna membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

"Tarif listrik untuk pelanggan listrik 450 VA (Volt Ampere) yang jumlahnya sekitar 24 juta pelanggan akan digratiskan selama tiga bulan ke depan," kara Presiden Jokowi dalam konferensi pers melalui video conference dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (31/3/2020).

Baca juga: 3 Kecamatan di Kota Padang Masuk Zona Merah COVID-19

Selain itu Kepala Negara juga memutuskan memangkas tarif listrik sebesar 50 persen untuk pelanggan 900 VA.

"Sedangkan untuk pelanggan 900 VA yang jumlahnya sekitar tujuh juta pelanggan akan didiskon 50 persen artinya bayar separuh saja untuk April, Mei, dan Juni," ujar Presiden Jokowi.

Pembebasan biaya listrik ini merupakan salah satu dari enam kebijakan bantuan pemerintah bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi di segmen bawah, menyusul tekanan akibat pandemi COVID-19.

Baca juga: Akhirnya Indonesia Stop Kunjungan atau Transit WNA Imbas Pandemi Korona

Seperti diketahui, per Senin 30 Maret, total kasus positif virus korona di Tanah Air mencapai 1.414 kasus positif, 75 pasien dinyatakan sembuh dan 122 dilaporkan meninggal dunia.

Saat ini kasus terbanyak berada di DKI Jakarta, di mana jumlah mencapai 741 dengan angka kematian mencapai 84. Sementara pasien sembuh sebanyak 49 orang.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: