Pantau Flash
Total Pasien Positif COVID-19 di RS Darurat Wisma Atlet Jadi 125
Seorang Warga Ciomas Positif, Total Pasien COVID-19 Kab Bogor Jadi 14 Orang
Rapid Test di Stadion GBLA Bandung Batal Setelah Ditolak Warga Setempat
Investor Menjauh, Rupiah Melemah 16.528 per Dolar AS
Novel Baswedan Dihadirkan di Sidang Penyimaran Air Keras

Kemensos Tambah Nominal Bantuan untuk Keluarga Miskin

Kemensos Tambah Nominal Bantuan untuk Keluarga Miskin Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI Asep Sasa Purnama menyampaikan langkah Kemensos RI mendukung Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Indonesia dalam sesi jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (24/3/2020). (ANTARA/Genta Tenr

Pantau.com - Kementerian Sosial RI menyampaikan pihaknya menambah besaran uang bantuan sembilan bahan pokok (sembako) ke jutaan warga miskin di Indonesia dari Rp150.000 per kepala keluarga (KK) per bulan jadi Rp200.000.

"Ada sekitar 15,2 juta keluarga fakir miskin dan rentan miskin yang menerima bantuan sembako yang semula pada Januari dan Februari sebesar Rp150.000, mulai Maret sampai Agustus mereka akan menerima Rp200.000 per kepala keluarga per bulan," kata Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI, Asep Sasa Purnama, saat jumpa pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Baca juga: Jokowi Ingatkan Alokasi Anggaran APBN/APBD untuk Pasien Korona

Ia menjelaskan penambahan sebesar Rp50.000 dari besaran semula ditujukan untuk mengurangi beban keluarga miskin dan rentan miskin selama Indonesia terdampak pandemi COVID-19.

"Ini merupakan salah satu wujud social safety net (dari Kementerian Sosial RI, red)," ujar dia.

Baca juga: Jokowi Ungkap Alasan Tidak Pilih Lockdown untuk Atasi COVID-19

Tidak hanya meningkatkan besaran bantuan beli sembako, Kemensos RI juga menyiapkan cadangan beras untuk seluruh daerah terdampak COVID-19.

"Kemensos telah mengirim surat edaran ke gubernur untuk menggunakan cadangan beras ini sesuai kewenangan, apabila kurang bisa mengusulkan ke Kemensos," terang Asep tanpa menyebutkan jumlah cadangan beras yang dialokasikan itu.


Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: