Pantau Flash
Formula E Tunda Pengenalan Mobil Baru hingga Musim 2021/2022
6 Direktur Barcelona Mundur Imbas Konflik Internal
Gunung Merapi Kembali Erupsi, Tinggi Kolom Mencapai 3.000 Meter
Kasus Positif Korona Jakarta Capai 1.719: 155 Meninggal dan 82 Sembuh
Derby della Madoninna Pindah ke Lapangan Virtual

Longsor Paksa Lima Jasad Keluarga Pangeran Jayakarta Dievakuasi

Headline
Longsor Paksa Lima Jasad Keluarga Pangeran Jayakarta Dievakuasi Petugas dari Suku Dinas Sumber Daya Air Jakarta Timur memasang kayu cerucuk di tebing turap yang ambruk dekat pemakaman keluarga Pangeran Jayakarta, Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Kamis (27/2/2020). (Foto: Antara/Andi Firdaus)

Pantau.com - Sebanyak lima jasad keluarga Pangeran Jayakarta direlokasi oleh otoritas setempat setelah areal pemakaman di Jalan Jatinegara Kaum, Pulogadung, Jakarta Timur, amblas lantaran longsor ketika Kali Sunter meluap.

"Kami gali lubang baru lagi karena kuburannya amblas saat terjadi longsor, Selasa (25/2), pukul 01.00 WIB," ujar pengurus areal pemakaman Pangeran Jayakarta, Untung Suryadi di Jakarta, Kamis (27/2/2020).

Baca juga: 2 Penambang Galian Golongan C Tewas di Merapi

Lima jasad yang direlokasi diketahui atas nama almarhum Edison, Sarifudin, Asep, Hj Euis dan Djunaedi.

Adapun untuk diketahui Kompleks pemakaman keluarga besar Pangeran Jayakarta yang beralamat di Jalan Jatinegara Kaum No 49 RT 003 RW 003 berada di bantaran Kali Sunter.

Infrastruktur tebing sungai atau turap sepanjang tiga meter di bantaran Kali Sunter yang membatasi kompleks pemakaman ambruk.

Tanah pada pondasi tebing berhamburan ke sungai, sementara konstruksi turap berbahan cor beton amblas.

Untung mengatakan saat kejadian berlangsung lima jasad lengkap dengan kain kafan dan penutup tikar muncul dari gundukan tanah.

"Ada yang kakinya kelihatan dan ada juga yang bagian kepalanya kelihatan. Alhamdulillah semuanya utuh dan tidak hanyut terbawa arus," tuturnya.

Proses evakuasi kelima jasad dilakukan Untung bersama sejumlah petugas makam pada Rabu 26 Februari 2020.

"Untungnya masih ada lahan kosong yang mepet-mepet dengan makam yang ada. Kita gali lagi buat makam baru," tandasnya.

Baca juga: Video Detik-detik Sebuah Tebing Setinggi 12 Meter Longsor di Cijolang Garut

Saat ini petugas dari instansi pengairan telah melakukan langkah antisipasi dengan memasang kayu cerucuk jenis dolken sebagai langkah antisipasi luapan sungai lanjutan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: