Pantau Flash
Wapres Sebut MUI Terapkan Moderasi dalam Fatwa Vaksin COVID-19
Pemerintah Anggarkan Rp2 Triliun untuk Bayar Utang ke Guru dan Dosen Agama
36 Pegawai Kedeputian Penindakan KPK Positif COVID-19
Pos Penyekatan di Jembatan Suramadu Resmi Ditiadakan
Perhatian! Warga dengan KTP Non DKI Jakarta Bisa Ikut Vaksinasi COVID-19

Mahfud MD: MACRON Harus Tahu, Agama Islam adalah Agama Rahmah

Mahfud MD: MACRON Harus Tahu, Agama Islam adalah Agama Rahmah Menko Polhukam Mahfud MD. (Foto: Antara)

Pantau.com - Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan, pemerintah harus bersikap tegas setelah Presiden Perancis Emmanuel Macron menyudutkan Islam dengan nada Islamophobia.

Mahfud menjelasn, agama Islam adalah agama dengan penuh kedamaian. Berbeda dengan pernyataan Macron yang menyebut jika agama Islam adalah agama yang mengalami krisis di seluruh dunia.

"MACRON harus tahu bahwa agama Islam adalah agama rahmah," kata dia, seperti dikutip Pantau.com dari akun Twitter @mohmahfudmd, Rabu (28/10/2020).

Baca juga: Ahmad Basarah: Prancis Harusnya Tunjukkan Sikap Toleransi Umat Beragama

Ia juga meyakini jika agama lain juga akan meradang dan tidak terima jika dituding dengan sinis, seperti yang telah dilakukan Macron terhadap Islam. "Tapi pemeluk agama apa pun akan marah kalau agamanya dihina. Kalau tak paham itu berarti dia mengalami krisis gagal paham," pungkas Mahfud.

Polemik pernyataan Islam menghina Islam memang menjadi buah bibir. Terlebih di wilayah dengan otoritas Islam besar. Seperti halnya di Indonesia. Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyatakan kecewa pada pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menyudutkan umat Islam dan menganggap penghinaan Nabi Muhammad SAW sebagai ekspresi kebebasan.

"Kami merasa kecewa dan patut disayangkan pernyataan tersebut keluar dari seorang pemimpin yang memperlihatkan ketidaktoleranan terhadap keyakinan orang lain," kata Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad saat dihubungi dari Jakarta, Senin lalu.

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia KH Muhyiddin Junaidi menuding Presiden Perancis Emmanuel Macron menyuburkan Islamophobia karena secara tidak langsung mendukung penistaan terhadap Nabi Muhammad SAW melalui karikatur.

Baca juga: Kata OKI, Hubungan Islam dan Perancis Bisa Memburuk dan Berbahaya

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: