Pantau Flash
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020
Sisa Laga Kualifikasi PD 2022 Zona Asia Akan Dilanjutkan Oktober-November
Studi: Vitamin K dalam Bayam, Telur, dan Keju Bantu Cegah COVID-19
Menko Marinves Klaim Bank Dunia Puji Ketangguhan Ekonomi Indonesia
Seluruh Kecamatan di Kota Medan Masuk Zona Merah COVID-19

MPU: Hoax Itu adalah Dosa Besar!

Headline
MPU: Hoax Itu adalah Dosa Besar! Ilustrasi berita hoax. (Antara)

Pantau.com - Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh mengingatkan masyarakat untuk tidak menebar berita bohong atau hoaks di tengah merebaknya wabah COVID-19, karena hukum bagi penyebar hoaks adalah dosa besar.

"Jangan (lakukan), karena menciptakan dan menyebarkan berita bohong hukumnya adalah dosa besar," kata Wakil Ketua MPU Aceh Tgk Faisal Ali di Banda Aceh, Minggu.

Baca juga: Cek Fakta Seruan Gubernur DKI untuk Menghentikan Hubungan Suami Istri

Ulama Aceh yang akrab disapa Lem Faisal itu menjelaskan seseorang yang menyebarkan hoaks di tengah suasana penyebaran wabah seperti ini, maka sama dengan seseorang yang menciptakan jalan untuk sebuah kejahatan.

Ia meminta masyarakat untuk tidak mempercayai informasi yang berasal dari sumber yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Sebagai orang yang beriman maka jangan pernah percaya dengan informasi menyesatkan yang tidak jelas asalnya.

"Dalam hadist Rasulullah SAW disebutkan, siapa saja yang menciptakan jalan untuk kejahatan, maka dosa yang akan didapatkan itu sama dengan dosa yang dilakukan oleh orang yang lain. Jadi ini tidak boleh dilakukan," katanya.

MPU Aceh mengimbau masyarakat untuk tidak menyikapi wabah COVID-19 dengan cara yang berlebihan.

Baca juga: RS Darurat Korona Wisma Atlet Diserang Hoax Pasca Beroperasi, Ada Apa?

Lem Faisal meminta warga untuk tetap tenang, tidak resah, sembari terus meningkatkan kewaspadaan. Kemudian juga mematuhi protokoler kesehatan yang telah ditetapkan pemerintah, untuk berdiam diri di rumah.

"Serahkan ini semua kepada para ahlinya, dalam segala hal. Dan pemerintah pasti terus memikirkan apa yang terbaik untuk rakyatnya, karena itu semua kita tenang saja, tidak boleh terlalu was-was yang berlebihan. Dan memperbanyak doa kita kepada Allah SWT," katanya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: