Pantau Flash
Positif COVID-19 di RI Naik 3.509 Total Kasus 278.722 per 28 September
MenkumHAM Siap Hadapi Gugatan Tommy Soeharto Soal Partai Berkarya
Polri Limpahkan Kasus Surat Jalan Palsu Djoko Tjandra ke Kejaksaan
Jokowi: Dibandingkan Kematian Rata-rata Dunia, Kita Masih Lebih Tinggi
Jokowi Perintahkan Rencana Vaksinasi COVID-19 Rampung dalam 2 Pekan

Toke Sayuran Ini Menginap di Hotel Prodeo Gegara Kerja Sampingannya

Toke Sayuran Ini Menginap di Hotel Prodeo Gegara Kerja Sampingannya Garis polisi. (Foto: Pantau.com/Adryan Novandia)

Pantau.com - Petugas Satuan Reserse Narkoba Polres Rejang Lebong, Polda Bengkulu menangkap toke atau bos sayuran di daerah itu yang diduga merangkap menjadi pengedar narkoba.

Kasat Reserse Narkoba Polres Rejang Lebong Iptu Edy Suprianto mengatakan, tersangka yang diamankan tersebut adalah YG (29), warga Desa Sumber Bening, Kecamatan Selupu Rejang.

Baca juga: Sabu-sabu di Dalam Kemasan Pasta Gigi Gegerkan Lapas Kelas I Palembang

Tersangka ini diamankan pada Senin malam 14 September 2020, sekitar pukul 22.30 WIB dengan barang bukti 52,6 gram sabu-sabu dan tujuh butir ekstasi. "Awalnya kami mendapatkan informasi adanya seseorang yang membawa narkotika, kemudian sekitar pukul 22.30 WIB yang bersangkutan masuk ke dalam Kota Curup dengan menggunakan mobil Toyota Fortuner warna putih dan kemudian kami lakukan penghadangan di Desa Air Meles, Kecamatan Curup Tengah," kata dia, di Mapolres Rejang Lebong, Rabu (16/9/2020).

Dari penggeledahan yang dilakukan terhadap tersangka, petugas kata dia, mendapati narkotika jenis sabu dalam dua bungkus plastik bening, yang pertama seberat 1 gram, dan bungkusan kedua seberat 51,6 gram serta tujuh butuh ekstasi, uang tunai Rp605.000, satu unit mobil merek Toyota Fortuner warna putih pelat F 88 P.

Sejauh ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan guna mengetahui asal usul barangnya, dan melakukan pengembangan kasus guna mengungkap jaringan peredaran narkoba di wilayah itu.

Baca juga: Di Tengah Pandemi, Bea Cukai Kendari Cetak Quattrick Penindakan Narkoba

Tersangka YG ini oleh penyidik dijerat dengan pelanggaran pasal 112 UU No.35/2009, dengan ancaman pidana kurungan paling singkat empat tahun dan maksimal 20 tahun.

"Saat ini tersangka sudah kami tahan dan kami masih mendalami apa motif tersangka memiliki narkoba sebanyak itu, dimungkinkan dia adalah salah satu jaringan pengedar narkoba yang beroperasi di Kota Curup. Narkoba sebanyak itu kita perkirakan nilainya mencapai Rp50 juta," jelas dia.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: