Pantau Flash
Robert Minta Pemain Persib Hindari Kerumunan Saat Jalani Latihan Mandiri
Wow, Ternyata Ada Tiga Juta Warga Luar DKI yang Terima Vaksin Covid-19 di Jakarta
Menteri Halim Ajak Kampus Bersinergi Bangun Desa
Jakarta Diperkirakan Diguyur Hujan pada Malam Nanti
Keren! Greysia/Apriyani Tembus ke Final Olimpiade Tokyo

Australian Open 2021 Terancam Batal Akibat Pandemi COVID-19

Australian Open 2021 Terancam Batal Akibat Pandemi COVID-19 Serena Williams. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Ketua asosiasi tenis Australia Craig Tiley mengatakan turnamen Australian Open tahun depan terancam dibatalkan atau digelar tanpa penonton umum karena pandemi virus korona.

Seperti diketahui, musim tenis sudah ditangguhkan sejak awal Maret 2020 akibat penyebaran wabah COVID-19 yang kian meluas hingga menewaskan lebih dari 256.000 orang di seluruh dunia.

Australian Open dijadwalkan pada 18-31 Januari 2021. Sementara itu, French Open dijadwal ulang dari Mei 2020 menjadi September 2020. Penyelenggaraan U.S Open belum ada kepastian. Namun, nasib berbeda dialami kejuaraan Wimbledon yang harus dibatalkan.

Baca juga: Ross Brawn: F1 Sepakati Batas Anggaran 145 Juta Dolar untuk Musim 2021

Dilansir dari Reuters, Tiley memperkirakan pandemi virus korona masih akan melanda Australia hingga 2021 mendatang, sehingga berisiko bagi perhelatan Australian Open.

“Skenario terburuk adalah membatalkan Australian Open. Namun solusi terbaik saat ini mungkin tetap menyelenggarakan turnamen tersebut secara terbatas, artinya hanya boleh ditonton oleh warga Australia saja,” kata Tiley, Rabu (6/5/2020).

Di Australia, tercatat kurang dari 7.000 orang terinfeksi virus corona. Kurang dari 1.000 orang kini masih dalam perawatan, sedangkan 96 orang lainnya meninggal dunia. Rencananya, mulai Jumat (8/5) pemerintah Australia akan melonggarkan aturan pembatasan sosial.

Baca juga: Leani Ratri Berlatih Bersama Adik Selama Pandemi COVID-19

Sementara itu, penyelenggara tur tenis putra (ATP) dan tenis putri (WTA) telah menangguhkan seluruh turnamen hingga pertengahan Juli 2020. Tiley pun memperkirakan musim tenis tidak akan berlanjut hingga akhir tahun ini akibat pandemi COVID-19.

“Kami sudah memperhitungkan beberapa kemungkinan, diantaranya mengenai waktu penyelenggaraan Australian Open, siapa saja yang akan terdampak dan seperti apa dampaknya. Kami lakukan ini untuk seluruh staf kami, rekan dan juga sponsor kami. Kami berharap seluruh pihak bisa memahami dan mengambil tindakan,” ungkap Tiley.


Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: