Pantau Flash
Masjid Istiqlal Tak Akan Gelar Salat Idul Adha
Pemerintah Berikan Sanksi jika Ada Tarif Rapid Test di Atas Rp150 Ribu
Rekor Harian Baru! Bertambah 2.657, Positif COVID-19 Tembus 70 Ribu
BKPM Pastikan Juli 2020 Sudah Ada Relokasi Pabrik
Erick Thohir Prediksi Ekonomi Pulih 100 persen di Tahun 2022

Hewan Peliharaan Juga Harus Tetap di Rumah Agar Terhindar dari Covid-19

Hewan Peliharaan Juga Harus Tetap di Rumah Agar Terhindar dari Covid-19 Kucing dan Anjing (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Beberapa waktu belakangan, muncul informasi bahwa hewan peliharaan, khususnya kucing, dapat terinfeksi virus korona baru (Covid-19) seperti layaknya manusia.

Menurut dokter hewan Woody Walker, dikutip dari Los Angeles Times, mengatakan bahwa pemilik hewan peliharaan tak perlu bereaksi berlebihan sehingga akan mempengaruhi perilaku hewan.

"Respons panik sekarang karena ini Covid-19. Pemilik juga harus mempraktikkan kebersihan yang sama di sekitar hewan," kata Walker.

Baca juga: Studi Terbaru, Kucing Lebih Rentan Tertular Korona

Dia mengatakan virus korona sendiri bukan hal baru bagi manusia atau hewan, mengingat jenis sebelumnya telah diidentifikasi pada hewan peliharaan, ternak dan bahkan paus dan lumba-lumba.

Namun, memang kebaruan dari Covid-19 atau SARS-CoV-2 memang masih belum diketahui informasi jelasnya.

Dia menyarankan orang untuk mempraktikkan kebersihan yang sama di sekitar hewan, dan memahami bahwa virus tidak akan menempel pada bulu seperti permukaan yang keras dan licin.

"Cuci tanganmu setelah bermain dengan kucing atau anjingmu," kata Walker.

"Arahkan kucing/anjing Anda sejauh 6 kaki dari orang-orang. Lalu, untuk sementara, batasi kontak mereka dengan orang lain - hal semacam itu akan banyak membantu," ujarnya melanjutkan.

Sementara, Kepala dokter hewan Pasadena Humane Society Matthew Toscano mengatakan hewan peliharaan paling aman bila berada di rumah.

Baca juga: Seekor Kucing di Hong Kong Positif Tertular Virus Korona

Ia juga mendesak pemilik hewan peliharaan untuk tidak menyerahkan kucing atau anjing mereka kepada orang lain kecuali mendesak.

"Meskipun tampaknya kucing bisa mendapatkan virus, itu tidak sama dengan mereka yang memberikannya kepada manusia," katanya.

"Manusia adalah risiko utama bagi manusia lain. Namun, pada akhirnya, masih banyak penelitian yang harus dilakukan," kata Toscano.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: