Forgot Password Register

19 Orang Tewas Akibat Ledakan Pabrik Bahan Kimia Terbesar di Dunia

19 Orang Tewas Akibat Ledakan Pabrik Bahan Kimia Terbesar di Dunia Ilustrasi mayat. (Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Ledakan besar pabrik kimia di China menewaskan 19 orang dan melukai 12 lainnya. Pabrik tersebut adalah yang terbesar di dunia untuk urusan bahan kimia.

Setidaknya ada tujuh kali ledakan yang terjadi. "Saya mendengar tujuh ledakan dalam sepuluh menit," kata saksi kepada kantor berita dalam negeri Beijing News.

"Butuh puluhan truk pemadam kebakaran untuk memadamkan api itu," tambahnya.

Baca juga: Koalisi AS Serang Suriah, 30 Warga Sipil Meregang Nyawa

Mereka yang terluka dalam kondisi stabil. Perusahaan yang membuat bahan kimia untuk industri makanan dan farmasi belum memberikan keterangannya.

"Saya mendengar ledakan besar, itu sangat keras dan saya merasakan tanah berguncang," kata Liu Ping, seorang manajer dari taman industrial itu.

"Tanggapan pertama saya adalah ada sesuatu yang salah dan saya pergi ke jendela dan melihat asap tebal membumbung dari timur," katanya.

Serangkaian tiga gedung bertingkat tiga tersisa hingga menjadi rangka baja akibat ledakan itu, kata surat kabar "Sichuan Daily," mengutip laporan saksi mata. Rekaman di lamannya pada Jumat sore menunjukkan kerangka bangunan terbakar.

Baca juga: Barang Yahudi Dilarang Masuk Irlandia, Israel Ancam Tutup Kedubes di Dublin

Jendela bangunan di dekatnya hancur oleh ledakan di pabrik, yang dikelilingi oleh tanaman pasir dan kerikil, tambahnya.

Pabrik tersebut memiliki tiga jalur produksi, membuat 300 ton per tahun asam benzoat, yang digunakan dalam pengawet makanan, dan 2.000 ton per tahun asam 5-nitroisoptalik, untuk obat-obatan dan pewarna, kata biro perlindungan lingkungan regional.

Kecepatan pertumbuhan ekonomi China yang sangat cepat selama dekade terakhir telah mengakibatkan serentetan kecelakaan industri.

Pada 2015, ledakan di gudang kimia di kota pelabuhan utara, Tianjin, menewaskan 165 orang. Pada tahun lalu, ledakan di pabrik petrokimia di provinsi Shandong timur menewaskan delapan orang dan melukai sembilan lagi.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More