Forgot Password Register

Antar Anak Sekolah Pakai Mobil Sport, Seorang Ayah Diboikot Guru dan Orangtua Siswa

Ilustrasi (Foto: Pixabay) Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Disaat orang tua memberikan yang terbaik, bahkan dengan mengantar anaknya dengan mobil mewah, ada saja yang tak suka dan dengki.

Baca juga: 9 'Strategi Perang' Melawan Anak yang Susah Makan

Seperti yang dialami Li, seorang ayah asal China yang bekerja sebagai eksekutif senior di sebuah perusahaan properti di Hangzhou, harus merasakan diboikot para murid dan orang tua yang tidak suka kebiasaanya mengantar putranya dengan mobil Ferarri 488.

Dilansir Pantau.com pada laman Odditycentral, Sabtu (13/10/2018), Li mendapatkan laporan dari seorang guru atas ketidak sukaan kebiasaannya, alasannya metode mengantarnya dapat membuat anak-anak lain iri hati dan timbul kesenjangan sosial.

Bukannya menurut, Li tidak setuju dengan tuntutan orang tua, yang akhirnya membuat ia dikeluarkan dari grup chat para orang tua dan menjauhinya.

"Itu tidak benar, anda tidak boleh pamer, tak peduli seberapa kaya nya anda," tulis salah seorang orang tua di grup chat tersebut.

Namun Li tetap bergeming, ia malah membalas ujaran kebencian kepadanya itu dengan sebuah argumen.

"Jika tidak suka melihat orang lain, mengemudikan mobil sport anak-anak anda terlalu sensitif," balasnya.

"Selain itu, mengapa saya harus membeli mobil lain hanya untuk memuaskan kebutuhan anda," tambahnya.

Li tetap pada pendiriannya, ia mengaku bekerja keras demi memberikan yang tebaik untuk anaknya, salah satunya mengantarnya dengan mobil sport agar anaknya bahagia.

Cerita kontraversial ini berhasil viral, dan memancing komentar beragam warganet ada yang membela Li dengan mengatakan agar para orang tua dapat mencontoh Li, sekaligus memberikan pembelajaran  kepada anak-anak mengenai kesenjangan nilai dan nilai-nilai kehidupan.

Baca juga: Pola Asuh Orangtua Bisa Sebabkan Anak Berprilaku Antisosial

Namun tak sedikit pula yang mencibir Li, yang mengganggap memamerkan memberikan efek negatif kepada anak-anak.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More