Pantau Flash
Kemendikbud Sebut UN Akan Diganti Sistem Penalaran
88 Proyek Strategis Nasional Bernilai Rp421,1 Triliun Selesai Akhir 2019
Herry IP: Wahyu/Ade Tidak Jauh Berbeda dengan Marcus/Kevin dan Ahsan/Hendra
Dipermak Vietnam 0-3, Timnas U-22 Indonesia Gagal Raih Emas
Vokalis Roxette Meninggal Dunia Usai 17 Tahun Melawan Tumor

Antisipasi Serangan Siber Jelang Pemilu, BSSN Beri Rekomendasi ke KPU

Headline
Antisipasi Serangan Siber Jelang Pemilu, BSSN Beri Rekomendasi ke KPU Talkshow terkait serangan siber di Indonesia (Foto: Pantau.com/Rizky Adytia)

Pantau.com - Jelang perhelatan Pemilihan Umum (Pemilu) serentak 2019 yang dikhawatirkan akan menjadi target serangan siber (Cyber), sehingga sangat mengganggu dan merugikan beberapa pihak. Untuk mengantisipasi hal itu, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menegaskan telah merekomendasikan beberapa cara kepada pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Baca juga: Empat Motif Mendasar Penyerangan Siber, Mulai Motif Uang hingga Politik

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Mayjen TNI (Purn) Djoko Setiadi mengatakan bahwa pihaknya telah menyempaikan beberapa hal atau cara untuk mengantisipasi serangan siber terjadi.

"Kita menyampaikan rekomendasi bagaimana supaya tidak mudah diganggu dan diserang siapapun. kami sudah membuat beberapa rekomendasi untuk ditindaklanjuti KPU," ucap Djoko Setiadi di resto d'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2/2019).

Rekomendasi yang diberikan, kata Djoko, untuk menjaga data-data yang dimiliki oleh KPU agar tidak diserang atau bahkan dicuri oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab.

Akan tetapi, saat disinggung mengenai mengapa BSSN hanya sebatas memberikan rekomendasi dan tidak ikut serta atau turun langsung mencegah terjadinya serangan siber, Djoko menyebut untuk saat ini hanya hal itulah yang dapat dilakukannya.

"Ya itu yang bisa kita lakukan (memberikam rekomendasi) karena kami tidak mungkin masuk ke KPU," tegas Djoko.

Baca juga: Kebocoran Data Facebook, DPR: Indonesia Harus Miliki Kedaulatan Cyber

Akan tetapi, Djoko berharap nantinya pihaknya akan dilibatkan untuk menjaga atau berkerjasama guna menjaga dari serangan-serangan siber yang dapat mengganggu berjalannya pesta demokrasi di Indonesia.

"Kita berharap sih demikian (diberikan kesempatan). Sukur-sukur kalau percaya sampai ke sana pasti kami akan maksimal," tandas Djoko.

Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: