Pantau Flash
Marcus/Kevin Perpanjang Rekor Buruk Jumpa Endo/Watanabe
10 Tempat Kerja Terbaik di Singapura, Google Nomor 1
Iwan Bule Sebut Penggawa Timnas U-22 Bisa Bela Tim Senior
Greys/Apri Gagal Lolos ke Semifinal BWF World Tour Finals 2019
Waskita Bantah Kabar di Medsos yang Sebut Tol Layang Japek Meliuk-liuk

Empat Motif Mendasar Penyerangan Siber, Mulai Motif Uang hingga Politik

Empat Motif Mendasar Penyerangan Siber, Mulai Motif Uang hingga Politik Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Serangan-serangan siber (Cyber) dinilai masih kerap terjadi di Indonesia melalui berbagai perangkat elektronik. Bahkan, para pelaku penyerangan yang lebih dikenal dengan sebutan Hacker diketahui memiliki beberapa motif saat melakukan hal itu.

Praktisi Keamanan Siber Yohanes Syailendra Kotualubun mengatakan, tercatat empat motif utama dalam penyerangan yang kerap dilakukan dalam serangan siber, salah satunya adalah uang.

Baca juga: Intelijen AS: Hacker China Semakin Membabi Buta

"(Motif) paling utama adalah uang, yang kedua berhubungan tentang politik, yang ketiga tentang personal, dan yang terakhir adalah senang-senang," ucap Yohanes di diskusi bertajuk 'Darurat Ancaman Siber' di resto d'consulate, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2/2019).

Meski kebanyakan serangan siber berdasarkan empat motif itu, kata Yohanes, hal utama yang mendasari penyerangan itu adalah uang. Sebab, acap kali para hacker mencuri data-data atau informasi yang nantinya akan dijual kembali kepada pihak-pihak yang membutuhkan.

"Tapi lebih banyak lagi mengenai tentang uang atau pencurian informasi, informasi lebih banyak mau itu tentang politik, atau uang juga itu masuk kesana," kata Yohanes.

Namun, penyerangan siber bukan berarti tak dapat cegah. Salah satu yang termudah untuk mengantisipasi hal itu, kata Yohanes, dengan cara mengupdate perangkat barang elektronik.

Baca juga: Hacker 4.600 Situs Online Akhirnya Bebas

Sebab, para hacker selalu menyerang jika mendapatkan sedikit celah. Sedangkan, dengan mengupdate perangkat elektronik dapat menurunkan presentase celah tersebut.

"Dengan update ini celah keamanannya menurun," singkat Yohanes.

Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Ragam

Berita Terkait: