Pantau Flash
Intake Manifold Plastik Diketahui Meleleh, Volvo Tarik 507.353 Kendaraan
Bima Sakti Tetapkan 23 Pemain Isi Skuad Garuda Asia di Piala AFF U-15
BNPB Sebut Tujuh Provinsi Ini Terdampak Kekeringan
KPK Benarkan Pemprov Papua Belum Berhentikan ASN Terlibat Korupsi
Atletik Juara Umum ASEAN Schools Games 2019

Beredar Hoax Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia, Polisi Buru Pelaku Penyebar Berita

Beredar Hoax Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia, Polisi Buru Pelaku Penyebar Berita Ilustrasi media sosial. (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Polres Kabupaten Bogor, Polda Jawa Barat akan menyelidiki penyebar kabar hoax meninggalnya KH Arifin Ilham karena penyakit kanker getah bening.

"Kami masih menunggu instruksi pimpinan, karena permintaan untuk dilakukan penyelidikan penyebar kabar hoax ini ditujukan ke Polda Jawa Barat," kata Kasubag Humas Polres Bogor Kabupaten, AKP Ita Puspita Lena, kepada Antara di Bogor, Selasa (8/1/2019).

Baca juga: Kabar Ustaz Arifin Ilham Meninggal Dunia Hoax!

Jajaran Polres Bogor Kabupaten telah melakukan konfirmasi terkait kondisi terakhir KH Arifin Ilham. Dan pihak Yayasan Az Zikra membantah kabar meninggal tersebut. Upaya lain untuk menangkal kabar bohong tersebut dengan menyebarluaskan informasi terkini kondisi kesehatan KH Arifin Ilham yang saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

"Kami sudah mendapatkan konfirmasi resmi dari Yayasan Az Zikra, kondisi KH Arifin Ilham sudah mulai membaik. Kami juga melakukan upaya-upaya pencegahan penyebaran kabar hoax di masyarakat," jelas Ita.

Menurut Ita, pihak Yayasan Az Zikra telah berkoordinasi dengan Polda Jawa Barat untuk menyelidiki orang yang menyebarkan kabar hoax tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Yayasan Az Zikra, Ustadz Khotib Kholil. Permintaan penyelidikan tersebut disampaikan melalui kiriman video resmi berdurasi satu menit yang disampaikan oleh Ketua Yayasan Az Zikra Ustadz Khotib Kholil. Dalam video tersebut Ketua Yayasan Az Zikra Ustadz Khotib Kholil membantah kabar meninggalnya KH Arifin Ilham dan menyebut informasi tersebut kabar hoax.

Baca juga: Jenguk Ustaz Arifin Ilham, Arie Untung: Setiap Bertemu Selalu Tersenyum

Penyebar informasi hoax merupakan tindak pidana, karena melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) Pasal 28 Ayat 1. Pelaku yang mengirimkan kabar bohong atau mendistribusikan bisa dikenakan pidana penjara enam tahun dan denda Rp1 miliar

Ita mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan atau mengirim kabar yang belum terkonfirmasi kebenarannya melalui media sosial. Bijak dalam menggunakan media sosial.

Share this Post:
Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Category
Nasional

Berita Terkait: