Forgot Password Register

Dewan Federal Rusia Desak PBB Berikan Sanksi Terhadap Ukraina

Dewan Federal Rusia Desak PBB Berikan Sanksi Terhadap Ukraina Ilustrasi PBB (Pixabay)

Pantau.com - Dewan Federal Rusia mengatakan, mendukung Ukraina dalam krisis Selat Kerch akan membuat lebih banyak provokasi. Dan tentunya, akan sangat membahayakan keamanan di kawasan itu.

Ditambahkan, pelanggaran terhapat teritori maritim Rusia yang dilakukan oleh tiga kapal Ukraina adalah tindakan yang disengaja, dan direncanakan oleh pihak berwenang.

"Provokasi oleh Kiev secara khusus waktunya bertepatan dengan KTT G20, dan dimulainya kampanye presiden di Ukraina," pernyataan Dewan Federal Rusia, yang dilansir dari RT, Kamis (6/12/2018).

Baca juga: Di Tengah Konflik Rusia-Ukraina, AS Justru Kirim Kapal Perang ke Selat Kerch

Rusia melanjutkan, alasan Ukraina mengirim kapal-kapalnya ke perairan tersebut adalah juga sebagai bahan pertimbangan dalam menerapkan undang-undang darurat militer, yang dengan cepat diumumkan oleh Presiden Petro Poroshenko.

Insiden di Selat Kerch merepakan salah satu alasan yang digunakan oleh Presiden AS Donald Trump untuk membatalkan pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin saat KTT G20 di Buenos Aires Argentina, beberapa waktu lalu.

“Undang-undang darurat militer di sebuah negara, yang mengobarkan perang terhadap siapa pun kecuali warganya sendiri, bukan hanya lelucon propaganda,. Tentunya itu bertujuan untuk meningkatkan Russophobia dalam masyarakat Ukraina, tetapi pelanggaran langsung terhadap hak-hak rakyat di daerah-daerah yang berpenduduk mayoritas oleh pembicara Rusia."

Baca juga: Militer Ukraina Dikabarkan Bertolak ke Donbass, Rusia Singgung Pemberitaan Media

Dewan Federal Rusia telah meminta seluruh parlemen negara internasional, termasuk PBB dan OSCE, untuk tegas mengutuk tindakan provokatif oleh Ukraina dalam pengenalan darurat militer.

Sebelumnya, Presiden Putin juga menjelaskan mengapa ia memilih untuk tidak menjawab panggilan telepon dari Poroshenko. "Bukannya saya menghindarinya (Poroshenko) dan tidak mau bicara. Masalahnya adalah saya tidak mau berpartisipasi dalam kampanye pemilihannya," kata Putin.

"Poroshenko, yang menciptakan situasi krisis sendiri dan kemudian menyalahkan Rusia, hanya "ingin menunjukkan bahwa ia dapat berhasil memecahkan masalah yang muncul," kata Putin.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More