Forgot Password Register

Indro Warkop Jaga Silaturahmi Ziarah ke Makam Almarhum Dono

Indro Warkop dan PMR saat berziarah ke makam Almarhum Dono. (Foto: Pantau.com/Nurry Tessya Tanjung) Indro Warkop dan PMR saat berziarah ke makam Almarhum Dono. (Foto: Pantau.com/Nurry Tessya Tanjung)

Pantau.com - Menjelang bulan Ramadan, Indro Warkop datang berziarah ke makam almarhum Dono yang meninggal pada 30 Desember 2001 silam. Indro terlihat datang bersama grup musik dangdut yang terkenal pada era 80-an, PMR, ke TPU Tanah Kusir tempat dimana almarhum Wahjoe Sardono atau Dono Warkop dimakamkan.

"Iya menjelang puasa emang selalu ziarah. Terus akhir-akhir ini kebetulan sama teman-teman PMR. Intinya adalah sebetulnya mereka tak terputus silahturahmi walaupun pada almarhum. Aku sih menyambut dengan baik, mereka dulu keluarga ya sampai sekarang ya keluarga. Kita nyekar sebelum bulan puasa," kata Indro ditemui di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Senin (7/5/2018).

Baca juga: Shandy Aulia 'Blak-blakan' Jawab Pertanyaan Soal Bikini Hingga Sulit Hamil

Bukan hanya berziarah ke makam Dono saja, Indro dan grup musik PMR rencananya akan berziarah juga ke tempat Kasino dan Nanu Warkop di hari yang sama. 

"Dari sini kita ke tempat mas Kasino, tapi saya juga mau mampir dulu ke tempat mas Nanu. Nanu kan juga Warkop, saya juga akan ke sana," ujar Indro.

Saat berada di makam Dono, laki-laki 59 tahun itu kembali mengingat bagaimana kebersamaannya bersama almarhum Dono dulu. Ia mengungkapkan sebuah kisah almarhum  Dono yang rela mengorbankan beasiswa ke Amerika Serikat demi Warkop.

"Sebetulnya mas Dono dulu dapat beasiswa ke Amerika untuk S-2 dan S-3 nya tapi dia nggak jalanin. Karena dia sadar betul kalau dia pindah dan tinggalin warkop maka kita cuman berdua," katanya.

Baca juga:Beranjak Dewasa, Anak Yuni Shara Malu Diajak Foto Bersama Ibunya

Sosok Dono dan Kasino menurut pelawak bernama lengkap Indrodjojo Kusumonegoro adalah sosok kakak yang bisa menjadi panutan baginya.

"Aku dengan segala kebanggaan harus bilang bahwa mas Dono dan mas Kasino sebagai kakak-kakakku adalah orang-orang yang bisa aku panutin karena mereka tahu betul bahwa apa itu setia kawan dan apa itu anugrah dari Tuhan," ucap pelawak kelahiran Purbalingga, 8 Mei 1958 tersebut. 

Share :
Komentar :

Terkait

Read More