Pantau Flash
Rp54 Juta dan 2.600 Dolar AS Disita KPK dari Rumdin Bupati Lampung Utara
Pasca Diserang, Raja Salman Sepakat Tambah Pasukan Militer AS
Juarai F1 GP Jepang, Bottas Antar Mercedes Kunci Gelar Juara Konstruktor
7 Paus Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Nusa Tenggara Timur
Tampil Lawan Norwegia Semalam, Sergio Ramos Pecahkan Rekor Lampaui Casillas

Ini Barang yang Disita Polisi dari Penangkapan Abu Hamzah di Sibolga

Headline
Ini Barang yang Disita Polisi dari Penangkapan Abu Hamzah di Sibolga Garis polisi terpasang di lokasi penggerebekan terduga teroris di Sibolga (Foto: Antara/Jason Gultom)

Pantau.com - Usai insiden ledakan di kediaman terduga teroris Husein alias Abu Hamzah yang dilakukan oleh istri dan anaknya, polisi akhinya membeberkan terkait penangkapan sosok yang terlibat dalam jaringan terorisme Jamaah Ansharut Daulah (JAD) itu.

Karo Penmas DivHumas Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan dalam penangkapan Husein alias Abu Hamzah pihaknya menyita beberapa barang bukti berupa bom rakitan yang siap diledakan.

"Dari AH kemarin ternyata cukup banyak barang bukti yang disita antara lain dua buah bom pipa, empat cashing tabung pipa dari LPG. Jadi beberapa macam jenis bom yang sudah mulai dirakit oleh AH," ucap Dedi di Mabes Polri, Kamis (14/3/2019)

Baca juga: Polisi Ringkus Sosok Pemasok Dana Jaringan Teroris Abu Hamzah 

Meski tak menjelaskan secara merinci soal lokasi dan waktu penangkapan, Dedi menyebut dalam penangkapan itu pihaknya juga menyita beberapa bahan baku yang digunakan untuk merakit bom.

Salah satu bahan yang disita yakni flash powder mencapai berat ratusan kilogram. Bahkan, dari pemeriksaan yang telah dilakukan, sosok Abu Hamzah menyebut telah tertanam beberapa bom di halaman rumahnya.

Baca juga: Polisi: Kondisi Istri dan Anak Teroris Sibolga Hancur Lebur

"Kemudian ada 100 kg flash powder, potasium korat, dua bom pipa tabung, 1 buah bom pipa elbow, ada 4 buah bom yang sudah tertanam di halaman rumah sebagai bom ranjau," kata Dedi.

Abu Hamzah diciduk pada Selasa, 12 Maret 2019. Sedangkan istrinya yang bernama Solimah memutuskan untuk mengakhiri hidupnya bersama anaknya yang berusia 2 tahun dengan cara bom bunuh diri, pada Rabu, 13 Maret 2019.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Rizky Adytia Pramana
Category
Nasional

Berita Terkait: