Pantau Flash
Kementan Ekspor Dedak Gandum Cilegon ke 4 Negara Senilai Rp39,6 Miliar
Ekspor Jepang Loyo 10 Bulan Berturut-turut
Soal Brexit: Inggris Bisa Keluar dari Uni Eropa dalam 10 Hari ke Depan
Jelang Duel dengan Petinju Afsel, Daud Yordan Fokus Latih Tanding
Pemerintah Diminta Konsisten Terapkan Aturan IMEI

Iran Disebut Sampaikan Berita Palsu Pasca Drone AS Ditembak Jatuh

Iran Disebut Sampaikan Berita Palsu Pasca Drone AS Ditembak Jatuh Ilustrasi drone. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Militer Amerika Serikat mengkonfirmasi satu pesawat nirawak alias drone yang ditembak jatuh oleh Iran.

Namun AS mengklaim, jika drone tersebut melintas di wilayah udara internasional, sehingga menantang keterangan Iran bahwa pesawat AS tersebut terbang di wilayah Iran.

"Laporan Iran bahwa pesawat itu terbang di wilayah udara Iran palsu," kata Kapten Angkatan Laut Bill Urban, yang juga Juru Bicara Komando Sentral Militer AS.

"Ini adalah serangan tanpa provokasi terhadap aset pengawas AS di wilayah udara internasional," kata Urban, sebagaimana dilaporkan Reuters.

Baca juga: Iran ke AS Soal Drone: Ada Konsekuensi atas Aksi Provokatif Itu

Ia mengatakan penembakan jatuh tersebut terjadi di wilayah udara internasional di atas Selat Hormuz pada 19 Juni 2019 sekitar pukul 23.35 GMT (Kamis, 06.35 WIB).

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Iran mengecam pelanggaran terhadap wilayah udara pihaknya oleh pesawat tanpa awak atau drone Amerika Serikat.

"Pelanggaran terhadap perbatasan Iran sangat dikecam. Kami memperingatkan konsekuensi aksi provokatif dan ilegal seperti itu," kata Juru Bicara Kemlu Iran Abbas Mousavi.

Baca juga: Iran Tembak Jatuh Drone Pengintai Milik Amerika serikat

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait: