Forgot Password Register

Konsumen Digital Banking Lebih Laris Jadi Ancaman untuk Bank Lawas?

Konsumen Digital Banking Lebih Laris Jadi Ancaman untuk Bank Lawas? Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Riset McKinsey & Company mencatat, konsumer Indonesia yang aktif menggunakan mobile banking lebih banyak melakukan pembelian ketimbang yang tidak menggunakan mobile banking.

McKinsey membagi tiga jenis konsumer, yaitu konsumer nondigital, konsumer digital moderat, dan konsumer aktif digital.

"Konsumen yang aktif secara digital dua kali lebih loyal dibandingkan dengan konsumen yang bukan digital," ujar Partner McKinsey & Company, Guillaume de Gantes, dalam jumpa pers yang digelar di kantor McKinsey Indonesia, Wisma GKBI, Jl Jend Sudirman, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Baca juga: Bank Konvensional Lewat... Pengguna Fintech Naik 281 Persen di Tahun 2018

Pertumbuhan ini menjadi lebih signifikan mengingat fakta bahwa konsumen aktif digital lebih bernilai dalam arti ekonomi bagi bank. 

"Konsumen yang aktif secara digital membeli produk perbankan dua kali lebih banyak pada tahun 2017 dibandingkan dengan konsumen non-digital, dan saat ini memiliki produk 1,5 kali lebih banyak daripada rekan-rekan non-digital," imbuhnya.

Baca juga: Impor LPG Mulai Berkurang, Kalian Siap Move On Jarigan Gas?

Menurutnya, ini dapat menjadi peluang agar industri perbankan bisa mengikuti perkembangan zaman. Yakni dengan membangun kemampuan digital baru untuk menangkap potensi pertumbuhan pelanggan Indonesia yang semakin digital.

"Menanggapi tren konsumen pergeseran cepat menuju perbankan digital di Indonesia menghadirkan peluang bagi petahana dan penyerang untuk meningkatkan keterlibatan pelanggan dan menambah nilai," katanya. 

"Bank harus berinvestasi dalam kemampuan baru," pungkasnya.


Share :
Komentar :

Terkait

Read More