Pantau Flash
PSG Tolak Tawaran Barcelona untuk Neymar
Amnesty International Desak Presiden Jokowi Ambil Alih Kasus Novel
BPPT: Gempa Megathrust Magnitudo 8,8 Berpotensi di Selatan Pulau Jawa
Wadah Pegawai KPK Kecewa dengan Hasil Investigasi TPF Kasus Novel
Penyuap Romahurmuziy Dituntut 3 Tahun Penjara dan Ditolak Jadi JC

Korps Marinir Lengkap Milik AS Tiba di Pantai Iran

Headline
Korps Marinir Lengkap Milik AS Tiba di Pantai Iran Ilustrasi kapal militer AS. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Kapal serang jenis amfibi USS Boxer telah tiba di wilayah operasi Armada Kelima AS. Kapal tersebut membawa ribuan Marinir AS serta pesawat tempur dan helikopter.

Perjalanan tersebut dipimpin oleh Unit Ekspedisi Marinir ke-11, yang juga mencakup dok transportasi amfibi USS John P. Murtha dan kepala kapal pendarat amfibi USS Harpers Ferry. 

Dikutip dari Sputnik, Selasa (25/6/2019), area tanggung jawab Armada Kelima AS mencakup jalur laut yang berpotensi bisa menjadi zona perang utama, Teluk Persia, Laut Merah, Laut Arab, dan Samudra Hindia.

Baca juga: Iran-AS Makin Panas, India Kerahkan Kapal Militer ke Teluk Persia

Dengan menggunakan kapal boxer atau kapal induk, AS mampu membawa kapal pendaratan yang penuh dengan Marinir AS. Kemudian ada juga kapal kelas menengah yang mampu membawa 20 pesawat dari berbagai jenis, termasuk helikopter serang dan jet tempur AV-8B Harrier II, dan bahkan dapat meluncurkan rudal anti-kapal Sea Sparrow.

Kapten Brad Arthur, yang memimpin skuadron udara Boxer, mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa krunya siap untuk menanggapi setiap krisis dalam berbagai operasi militer yang dapat mencakup potensi konflik dengan Iran, meskipun CENTCOM tidak spesifik untuk apa tanggung jawab Boxer di wilayah tersebut.

“Pelatihan dan persiapan kami untuk memasuki wilayah operasi Armada ke-5 semuanya telah dirancang untuk memastikan kami bisa siap di tempat yang penting, ketika itu penting,” kata Kolonel Laut Fridrik Fridriksson, komandan unit kelautan kelompok itu, mengatakan dalam sebuah pernyataan.

Baca juga: Detik-detik Garda Pertahanan Udara Iran Tembaki Drone Pengintai AS

Boxer, Murtha, dan Harpers Ferry berlayar dari San Diego pada 1 Mei. Pada 7 Juni, kelompok itu bergabung dengan kapal induk Prancis Charles De Gaulle dekat Kepulauan Andaman di Samudra Hindia bagian timur, dan pada 11 Juni, Murtha dilaporkan oleh The Hindu meninggalkan pelabuhan India Visakhapatnam, di Teluk Benggala.

Kapal induk India, INS Vikramiditya, juga dikerahkan di Laut Arab, untuk memastikan keselamatan kapal-kapal India di kawasan itu jika ada peluru dan rudal mulai terbang antara AS dan Iran dan sekutu mereka masing-masing.

Sementara itu, kepala komandan Korps Pengawal Revolusi Islam Iran Hossein Salami telah menjelaskan di tengah meningkatnya ketegangan bahwa rudal-rudal anti-kapal Iran mampu menghantam "dengan kapal induk yang sangat presisi di laut.

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta
Category
Internasional

Berita Terkait:



Komentar

  1. Amerika pengecut, braninya main keroyokan aja, cba klo head to head