Pantau Flash
Axelsen Cedera, Ginting ke Semifinal BWF World Tour Finals 2019
Jokowi Optimis Kereta Cepat Jakarta-Bandung dan LRT Rampung pada 2021
Ganda Campuran Indonesia Rontok di BWF World Tour Finals 2019
Sarri Nantikan Laga Juventus Kontra Spurs di Babak 16 Besar Liga Champions
6 Jasad Korban Letusan Gunung Berapi di Selandia Baru Ditemukan

KPAI Imbau Sekolah dan Orangtua Awasi Anak Agar Tak Ikut Demo

KPAI Imbau Sekolah dan Orangtua Awasi Anak Agar Tak Ikut Demo Pelajar melempari polisi dengan batu saat melakukan aksi unjuk rasa di kawasan Pejompongan, Jakarta, Rabu (25/9/2019). (Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso)

Pantau.com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengimbau pihak sekolah dan orangtua agar memantau anak agar tidak ikut demo di gedung DPR, demi menjaga keselamatan anak.

Ketua KPAI Susanto mengatakan situasi demonstrasi adalah situasi yang tidak bisa diprediksi dan dikhawatirkan akan berdampak pada anak.

"Kami sangat menyayangkan anak dilibatkan demonstrasi. Kami imbau semua pihak agar tidak melibatkan anak karena anak bisa menjadi korban dari hal-hal yang harusnya tidak terjadi," kata Susanto, di Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Baca juga: Pendemo Berlarian ke GBK, Tiba-tiba Muncul Mobil Misterius yang Bagikan....

Dia mengatakan saat ini KPAI tengah berkoordinasi dengan lintas instansi, termasuk kepolisian, dinas pendidikan dan pihak terkait.

"Tadi malam koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan agar sama-sama memberikan imbauan kepada anak usia sekolah tidak ikut terlibat aksi demonstrasi," kata dia.

Sejak Rabu (25/9) mulai pukul 14.00 WIB, KPAI menerima pengaduan masyarakat terkait aksi demo para pelajar SMK melalui aplikasi whatsApp dan media sosial karena situs resmi KPAI sejak Rabu pagi karena diretas pihak tak bertanggung jawab sehingga tidak bisa melayani pengaduan daring.

Pengaduan yang dikirimkan ke KPAI terdiri atas poster seruan-seruan aksi untuk pelajar STM (bukan SMK), foto dan video-video yang menunjukkan anak-anak sekolah tersebut bergerak, mulai dari menaiki truk, bus transjakarta sampai KRL dengan titik naik di Bekasi dan Depok. Namun menjelang sore ada foto-foto yang menunjukkan pergerakan anak-anak yang turun di stasiun Palmerah dan Manggarai.

Baca juga: Video Polisi Dikeroyok Massa Pelajar STM di Jalan Gatot Subroto

Komisioner KPAI Retno Listyarti telah mengontak pejabat Kemdikbud RI dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta dan Jawa Barat untuk segera mengeluarkan edaran singkat melalui aplikasi WA kepada kepala-kepala sekolah di wilayah-wilayah yang peserta didiknya bergerak menuju DPR RI. Edaran tersebut dapat dikirimkan ke grup WA MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah)

Edaran tersebut memerintahkan kepada kepala sekolah untuk meminta para wali kelas melalui grup WA guru untuk menghubungi para orangtua di kelasnya memastikan keberadaan anak-anaknya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Adryan Novandia
Category
Nasional

Berita Terkait: