Pantau Flash
Jelang Setahun Gempa Sulteng, 216 Narapidana Belum Kembali
Lampu Tenaga Surya akan Terangi Wilayah Terpencil di Kalimantan Barat
Gelandang Persib: Tolong Hentikan Kekerasan Pada Sepakbola
Tundukkan Wakil China, Della/Rizki Juara Vietnam Open 2019
Persija Jakarta Taklukkan PSIS Semarang dengan Skor 2-1

KPK Kembali Panggil Mantan Sekretaris MA Terkait Kasus Mantan Bos Lippo Group

KPK Kembali Panggil Mantan Sekretaris MA Terkait Kasus Mantan Bos Lippo Group Ilustrasi (Foto: Pantau.com/Fery Heryadi)

Pantau.com - Mantan sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dipanggil penyidik KPK hari ini. Sedianya Nurhadi akan diperiksa sebagai saksi terkait perkara suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang melibatkan mantan bos Lippo Group Eddy Sindoro.

"Saksi Nurhadi akan diperiksa untuk tersangka ESI," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Selasa (6/11/2018).

Baca juga: KPK Rampungkan Berkas Penyidikan Pengacara Lucas Terkait Perkara Eddy Sindoro

Panggilan hari ini merupakan kedua kalinya untuk Nurhadi. Sebelumnya ia mangkir pada penjadwalan KPK pada 29 Oktober 2018.

Tim satgas KPK pernah menggeledah rumah Nurhadi pada 21 April 2016, beberapa jam setelah operasi tangkap tangan terhadap panitera PN Jakpus Edy Nasution dan perantara suap Doddy Ariyanto Supeno. Dalam OTT tersebut KPK menyita uang Rp 50 juta yang diduga untuk mengatur Peninjauan Kembali (PK) perkara terkait Lippo Group di MA.

Dalam prosesnya, KPK masih menggeledah empat lokasi lain termasuk rumah dan kantor Nurhadi. Dari rumah Nurhadi KPK menyita uang Rp 1,7 miliar dalam bentuk mata uang dolar Singapura, dolar Amerika, Euro, dan Riyal. Uang diduga berkaitan dengan pengajuan PK sejumlah perkara perdata di MA.

Baca juga: Lucas Gembira Eddy Sindoro Menyerahkan Diri ke KPK, Kenapa?

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Sigit Rilo Pambudi
Penulis
Sigit Rilo Pambudi
Reporter
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: