Forgot Password Register

KPK Kembali Tetapkan Tiga Orang Tersangka dalam Perkara Suap Bupati Mojokerto

KPK Kembali Tetapkan Tiga Orang Tersangka dalam Perkara Suap Bupati Mojokerto Juru bicara KPK Febri Diansyah (kiri) (Foto: Antara)

Pantau.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)  kembali tetapkan tiga tersangka dalam perkara suap pengurusan Izin Prinsip Penataan Ruang (IPPR) dan izin mendirikan bangunan atas pembangunan menara telekomunikasi di Pemkab Mojokerto TA 2015. Seluruh tersangka tersebut berasal dari pihak swasta.

"Dalam proses penyelidikan ditemukan sejumlah fakta baru sehingga KPK melakukan pengembangan penyidikan tersebut pada pihak lain. Setelah memenuhi bukti permulaan KPK kembali menetapkan tiga orang tersangka yakni NT (Nabiel Titawano), ASH (Achmad Suhawi), dan ASB (Achmad Subhan)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/11/2018).

Baca juga: Dituntut Empat Tahun Penjara karena Korupsi, Mantan Wali Kota Mojokerto Ajukan Banding

Febri mengatakan ketiga tersangka itu diduga memberikan hadiah atau janji kepada Bupati Mojokerto periode 2010-2015 dan 2016-2021 Mustopa Kamal Pasa.

Kasus ini merupakan pengembangan perkara. Bupati Mustopa sendiri telah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK dan menjadi tersangka sejak April 2018. Mustopa menjadi tersangka bersama dua orang lainnya, Permit and Laboratory Division Head PT Tower Bersama Infrastrukture Ockyanto dan Direktur Operasional PT Profesional Indonesia Onggo Wijaya.

Sementara itu tiga tersangka yang baru ditetapkan KPK ditetapkan pasal 5 ayat (1) huruf a atau pasal 5 ayat (1) huruf b atau pasal 13 UU no 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas UU no. 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca juga: Berapa Jumlah Uang Suap Meikarta yang Dikembalikan Bupati Bekasi ke KPK

Share :
Komentar :

Terkait

Read More