Forgot Password Register

Lebanon Sebut Suriah Telah Membunuh Pengungsi Perang yang Kembali

Lebanon Sebut Suriah Telah Membunuh Pengungsi Perang yang Kembali Orang-orang menunggu untuk stempel paspor saat perjalanan ke Suriah. (Foto: Reuters/Muhammad Hamed)

Pantau.com - Menteri Negara Urusan Pengungsi Libanon menuduh pasukan rezim Suriah telah membunuh para pengungsi yang telah kembali ke negaranya tersebut.

Menurutnya, satu keluarga telah dibunuh di desan Homs, Suriah barat pada pekan lalu. "Petugas keamanan dari pasukan rezim telah menyerbu rumah keluarga tersebut dan membunuh ayah, putranya, dan seorang keponakan," kata Merehbi.

Ia mengatakan, keluarga yang terbunuh tersebut merupakan pengungsi Suriah yang baru saja kembali.

"Pembunuhan dan penganiayaan menargetkan mereka yang kembali ke wilayah yang dikuasai rezim, khususnya desa dan kota di dekat perbatasam Libanon," ucapnya.

Baca juga: Selama 2018 Sebanyak 20.000 Pengungsi Kembali ke Tanah Suriah

Menteri membantah bahwa pihak berwenang Libanon telah memaksa pengungsi Suriah untuk kembali ke negara mereka. "Mereka kembali secara sukarela. Kami tidak memaksa siapapun untuk kembali," ucap Merhebi, seperti dikutip Anadolu, Selasa (6/11/2018).

Pemerintah Lebanon mengatakan 87.000 pengungsi Suriah telah kembali ke negara mereka sejak Juli 2018.

Beirut telah memperkirakan jumlah pengungsi Suriah yang masih berada di Libanon mencapai 1,5 juta orang. Meski demikian, PBB menyebutkan jumlah pengungsi kurang dari satu juta.

Suriah baru saja keluar dari konflik panas yang dimulai sejak tahun 2011 ketika rezim Bashar al-Assad menindak keras para demonstran dengan kekerasan tidak terduga.

Baca juga: Suku Lokal di Suriah Serukan Boikot Militan PKK di Raqqa

Share :
Komentar :

Terkait

Read More