Forgot Password Register

Makin Panas, Anak Netanyahu Posting Pernyataan Kontroversial Terhadap Turki

PM Israel Benjamin Netanyahu dan Anak Yair Netanyahu. (Foto: Getty Images) PM Israel Benjamin Netanyahu dan Anak Yair Netanyahu. (Foto: Getty Images)

Pantau.com - Anak dari Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, Yair, memposting sesuatu yang kontroversial di akun Instagramnya @yair.netan terhadap Turki.

Mengutip Russia Today, Kamis (17/5/2018), kedua negara memang tengah perang dingin menyusul pembantaian yang dilakukan sniper Israel terhadap warga Palestina di Perbatsan Gaza.

Baca juga: Susul AS, Guatemala Juga Pindahkan Kantor Kedubesnya ke Yerusalem

Yair Netanyahu memposting sebuah gambar dan teks yang terlihat seperti bendera Turki Bendera bendera berwarna merah dengan bintang dan bulan sabit berwarna putih. Pada gambar tersebut yang diposting oleh Yair, bulan sabit menggantikan huruf “C” pada kata “FU*K”

Postingan kontroversial tersebut muncul setelah turki mengusir duta besar Israel, Eitan Naeh dari Ankara sebagai respon dari pembunuhan atas 60 orang palestina oleh Israel. Turki pun menarik duta besarnya dari Tel Aviv dan juga dari AS. 

Tidak ada kata-kata kasar yang keluar dari dua pemimpin negara tersebut. President Erdogan menilai netanyahu sebagai perdana menteri dari negara apartheid dan menyatakan bahwa darah orang-orang Palestina berada di tangannya (Netanyahu).

Sebagai responnya Netanyahu membalas dengan menunjuk kpda darah penduduk kurdish di turki dan syria ada di tangan erdogan”

Baca juga: Imbas Pembantaian 60 Warga Palestina di Perbatasan Gaza, Turki Usir Dubes Israel

Yair kemudian menghapus postingan tersebut dari akunnya, namun tangkapan layar”nya sudah tersebar luas media sosial. Juru bicara Netanyahu menyampaikan kepada Hareetz. Yair adalah seorang yang privat, begitupun dengan akunnya," katanya.

Ini bukan pertama kalinya anak dari Netanyahu tersebut mengundang kontroversi. Pada september lalu ia terpaksa harus menghapus sebuah meme dari foto profil Facebooknya yang mendeskripsikan supremasi kulit putih.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More