Pantau Flash
Fakhri Husaini Bantah Pamit dari Timnas U-19
Bom Mobil Terjang Demonstrasi Anti Pemerintah di Irak, 4 Orang Tewas
Menangi Perang Saudara, Ginting ke Final Hong Kong Open 2019
Hasil Kualifikasi MotoGP Valencia 2019: Quartararo Kalahkan Marquez
Polda Sumut Tetap 18 Tersangka dalam Serangan Bomber di Polrestabes Medan

Menpora Imam Nahrawi Terima Suap Dana Hibah KONI Sebanyak Rp26,5 Miliar

Headline
Menpora Imam Nahrawi Terima Suap Dana Hibah KONI Sebanyak Rp26,5 Miliar Menpora Imam Nahrawi. (Foto: Dok. Kemenpora)

Pantau.com - Menpora Imam Nahrawi diduga menerima suap sebanyak Rp 26,5 miliar terkait kepengurusan dana hibah Kemenpora kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).

KPK menyebut, uang itu diterima Imam dalam rentang waktu tertentu melalui asisten pribadinya Miftahul Ulum.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata menjelaskan pada rentang masa jabatannya dari 2014-2018, Imam telah menerima uang suap sebanyak Rp 14,7 miliar. Selain itu, dalam rentang waktu 2016-2018, Imam diduga juga meminta uang sejumlah Rp11,8 miliar.

"Sehingga total dugaan penerimaan Rp26,5 miliar diduga merupakan komitmen fee atas pengurusan proposal hibah yang diajukan oleh pihak KONI kepada kemenpora TA 2018. Penerimaan terkait ketua dewan pengarah satlak prima dan penerimaan lain yang berhubungan dengan jabatan IMR selaku Menpora," papar Alex.

Baca juga: Menpora Imam Nahrawi Resmi Jadi Tersangka Suap Kasus Dana Hibah

Imam diduga menggunakan uang suap itu untuk kepentingan pribadi dan pihak lain yang terkait. 

Dalam kasus ini, KPK menduga KONI mengajukan proposal bantuan dana hibah kepada Kemenpora. Namun pengajuan dan penyaluran dana hibah itu dibuat dengan proyek 'akal-akalan' dan tidak didasari kondisi yang sebenarnya. Setelah terjalin kesepakatan antara pengurus KONI dengan pihak Kemenpora, dana hibah kemudian dialokasikan sebanyak Rp 17,9 miliar.

Dari total alokasi dana hibah itu 19,13 persennya yaitu sejumlah Rp 3,4 miliar diduga telah disepakati bersama menjadi komitmen fee untuk pribadi pihak Kemenpora sebagai imbalan atas lolosnya proposal pengajuan tersebut.

Baca juga: Soal Isu Reshuffle, Menpora: Enggaklah, Saya Kerja Saja!

Sebelumnya, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka. Dua orang di antaranya merupakan pengurus KONI yakni Sekjen Ending  Fuad Hamidy dan Bendahara umum Jhony E. Awuy. Serta tiga orang dari pihak Kemenpora, yaitu Deputi IV Kemenpora Mulyana (MUL), Pejabat Pembuat Komitmen dkk Adhi Purnama (AP), dan staf Kemenpora dkk Eko Tritanto (ET).










Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Lilis Varwati
Category
Nasional

Berita Terkait: