Pantau Flash
Jokowi kepada Seluruh Kementerian: Belanjakan DIPA 2020 Secepat-cepatnya
Timnas U-22 Indonesia Terancam Tanpa Pemain Senior di SEA Games 2019
YLKI Desak Anies Baswedan Atur Keberadaan Otopet Listrik
Puan: Brimob Harus Makin Galak dengan Terorisme!
Penerimaan Bea Keluar Nikel Ekspor Melonjak Akibat Larangan Ekspor

Menteri Jonan Akui Sudah Kagumi BJ Habibie Sejak Duduk di Bangku Sekolah

Menteri Jonan Akui Sudah Kagumi BJ Habibie Sejak Duduk di Bangku Sekolah Menteri ESDM Ignasiun Jonan (Foto: Pantau.com/Ratih Prastika)

Pantau.com - Kisah hidup Presiden RI ke 3, BJ Habibie tak hanya berkesan bagi mereka yang pernah bekerja secara langsung dengan beliau. Kepintarnya dalam bidang teknologi jelas membuat semua orang penasaran dengan Habibie.

Mampu mengharumkan nama Indonesia karena otaknya yang encer dalam pengembangan teknologi penerbangan, jelas nama Habibie juga tak luput dari kenangan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

Diakuinya, ia mulai terkesan dengan Habibie sejak duduk di bangku sekolah. Menurut Jonan, beliau adalah sosok yang selalu memberi inspirasi pengembangan teknologi dan kedirgantaraan di Indonesia.

"Saya mengenal BJ Habibie sejak duduk di sekolah menengah, jadi sekitar saya umur belasan tahun dan beliau sudah menjadi Menristek. Beliau selalu memberikan inspirasi pengembangan teknologi dan membawa semangat bangsa ini untuk membangun kedirgantaraan kita," ujar Jonan.

Baca juga: Kenang BJ Habibie, Sri Mulyani: Beliau Jadi Presiden Waktu Ekonomi Sulit

"Industri Pesawat Terbang Nurtanio (IPTN) dan beberapa industri strategis merupakan inisiatif dari beliau," lanjut Jonan.

Jonan menambahkan, dalam beberapa kali pembicaraan dengan beliau, banyak nasehat yang diberikan tentang bangsa ini agar dapat lebih maju dan dapat mengikuti perkembangan teknologi.

Yang paling berkesan dari BJ Habibie di mata Jonan adalah beliau merupakan sosok yang memiliki semangat tidak pernah padam hingga beliau wafat di usia 83 tahun.

"BJ Habibie, jika bicara semangatnya masih seperti dulu, tidak pernah pudar semangatnya, dan ini merupakan pelajaran yang sangat penting. Kita masih harus tetap semangat meski usia kita bertambah terus," lanjutnya.

Baca juga: Kebijakan Ekonomi Era BJ Habibie: Rupiah Rp6.500 per Dolar AS

BJ Habibie bukan saja tokoh nasional namun juga bagian dari tokoh dunia. Kabar meninggalnya beliau di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Rabu, 11 September 2019 pukul 18.05 WIB tak hanya menorehkan duka bagi Tanah Air, tapi juga negara lain.

Sejumlah media asing dunia turut memberitakan kepergiannya ke haribaan Sang Pencipta.

"Indonesia sebagai bangsa kehilangan seorang tokoh yang mendorong perkembangan teknologi modern di Indonesia. beliau adalah cikal bakal sosok nasional yang mendorong penggunaan atau penciptaan komponen dalam negeri (Tingkat Kandungan Dalam Negeri/TKDN). TKDN itu yang mendorong beliau. Beliau itu tokoh yang luar biasa," tutup Jonan. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Category
Ekonomi

Berita Terkait: