Forgot Password Register

Messi 'Disulap' Jadi Tolak Ukur Stabilitas Politik Israel?

Messi 'Disulap' Jadi Tolak Ukur Stabilitas Politik Israel? Lionel Messi (Argentina-Barcelona). (Foto: Reuters/Agustin Marcarian)

Pantau.com - Rakyat Palestina berharap Lionel Messi absen dalam uji coba Argentina melawan Israel di Stadion Teddy, Yerusalem, Minggu 10 Juni 2018 mendatang.

Melansir Sputnik, Rabu (6/6/2018), Jurnalis olahraga Argentina Ezequiel Fernández Moores mengatakan, bahwa beberapa negara menggunakan olahraga untuk menunjukkan stabilitas politik dan ekonomi sebuah negara.

"Tim Argentina telah bermain di Israel sebelumnya. Pertanyaannya sekarang adalah bahwa pertandingan akan diadakan di Yerusalem, ada latar belakang politik dan ekonomi untuk ini. Untuk permainan ini, Israel menawarkan lebih dari dua juta dolar dan biaya transportasi," kata Moores.

Baca juga: LeBron James-Stephen Curry: Juara NBA 2018 Bakal Tolak Undangan Donald Trump ke Gedung Putih

"Jelas di sini bahwa Israel bermaksud mengadakan pertandingan untuk menghormati ulang tahun ke 70 (dalam konteks politik),," sambungnya.

Menurut Moores, dalam konteks ini, sosok Messi sangat penting. Lionel Messi adalah simbol bagi jutaan orang dan penggemar sepak bola di Israel sangat senang melihatnya, tetapi para penggemar Palestina merasa dikhianati.

"Jika dia datang untuk bermain di Yerusalem, maka pertandingan itu tidak akan menjadi pertandingan persahabatan," ujarnya.

Baru-baru ini dari AS telah meresmikan kantor kedutaanbesar AS di Yerusalem. Pemindahaan kadubes AS dari Tel Aviv tersebut memicu kekacauan yang besar.
Warga Palestina berlindung dari gas air mata selama bentrokan dengan pasukan keamanan Israel di dekat perbatasan antara Israel dan Jalur Gaza, timur Jabalia pada 14 Mei 2018

Baca juga: Israel Sesumbar Akan 'Kubur' Kesepakatan Nuklir Iran

Duta Besar Palestina untuk Buenos Aires, Husni Abdel Waheben mengatakan, Argentina akan menjadi kaki tangan dalam pelanggaran hak asasi manusia dan pendudukan wilayah. Sedangkan Kepala sepakbola Palestina mengumumkan kampanye melawan Argentina dan terutama Messi, jika dia datang untuk bermain.

Pertandingan itu awalnya direncanakan untuk dimainkan di Haifa, tetapi kemudian dipindahkan ke Yerusalem.

Beberapa penggemar sepak bola telah membakar kaos Messi sebagai protes, karena mereka ingin Messi membatalkan partisipasinya dalam permainan.

Share :
Komentar :

Terkait

Read More