Pantau Flash
Fasilitas Kilang Aramco Diserang, Saudi Genjot Pemulihkan Produksi Minyak
Jelang Setahun Gempa Sulteng, 216 Narapidana Belum Kembali
Lampu Tenaga Surya akan Terangi Wilayah Terpencil di Kalimantan Barat
Gelandang Persib: Tolong Hentikan Kekerasan Pada Sepakbola
Tundukkan Wakil China, Della/Rizki Juara Vietnam Open 2019

Pantengin Nih 8 Kunci yang Bikin Jualan di e-Commmerce Laris Manis

Pantengin Nih 8 Kunci yang Bikin Jualan di e-Commmerce Laris Manis Ilustrasi e-Commerce. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Perdagangan Elektronik atau Electronic Commerce (e-Commerce) terus menggeliat. Brand-brand baru bermunculan namun hanya beberapa yang mampu bersaing dan bertahan di benak masyarakat. 

Menjaga eksistensi menjadi kunci agar perushaan dapat terus bertahan. Namun apakah sebenarnya faktor-faktor yang membuat konsumen betah berbelanja di sebuah e-commmerce? 

Perusahaan konsultan marketing, MarkPlus, Inc. mencatat setidaknya 8 pertimbangan konsumen saat berbelanja di e-commmerce dari 8 pertimbangan ini banyaknya promo menduduki posisi pertama sebagai pertimbangan konsumen, dengan 61,3 persen.

Baca juga: Bye bye... Lowongan Pekerjaan Ini Punah di Tahun 2022

Para pemain e-commerce besar bisa mempertahankan brand mereka di Tanah Air karena menerapkan berbagai strategi.

Beberapa diantaranya yakni strategi seperti banyak promo, harga murah, reputasi baik, sampai gratis ongkir adalah alasan mengapa konsumen memilih berbelanja di platform e-commerce. lni juga yang membuat brand-brand ternama bertahan. 

Berikut hasil riset yang dilakukan oleh MarkPlus, Inc. untuk mengetahui 8 pertimbangan belanja industri e-commerce terkini.

Baca juga: Teka-Teki Maskapai LCC Seperti Lion Air Bisa Jual Tiket Murah (Bagian II)

1. Banyak promo 61,3 persen

2. Harga produk lebih murah 58,5 persen

3. Reputasi yang baik 53,8 persen

4. Gratis ongkir 49,8 persen 

5. Tersedia berbagai metode pembayaran 39,3 persen

6. Keamanan 37,8 persen

7 . Pengiriman yang cepat 35,6 persen

8. Aplikasi mobile mudah digunakan 35,4 persen

Share this Post:
Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: