Pantau Flash
8 Pesawat Angkut Ribuan Suporter Timnas U-22 Vietnam ke Filipina
Gerindra Tegaskan Tak Calonkan Eks Napi Koruptor di Pilkada
Ada 94 Aduan Terhadap ASN di www.aduanasn.com, Terbanyak Soal Intoleransi
Duh! 93 Rumah dan 165 Bidang Tanah Terdampak Akibat Proyek Tol
Wasekjen Demokrat: Kawan-kawan PDIP, Kalian Akan Kembali ke Bawah

Penembakan di Papua Berimbas ke Pembagian Lampu Hemat Energi

Headline
Penembakan di Papua Berimbas ke Pembagian Lampu Hemat Energi Ilustrasi (Pixabay)

Pantau.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan tak ada proyek yang terdampak akibat kasus penembakan di proyek Jembatan Trans Papua.

Namun Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Andy Noorsaman Someng mengatakan ada rencana program pembagian Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) yang mengalami penundaan.

"Enggak ngaruh (Kementerian ESDM), karena itu kan (pembangunan) jembatan di Trans Papua, saya mau ke sana tadinya mau bagiin lampu LTSHE (Lampu Tenaga Surya Hemat Energi), tapi kalau otoritas di sana bilang nggak, ya gak bisa," ujarnya saat jumpa pers di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Selasa (4/12/2018).

Baca juga: Awas! Ada Koperasi Patok Bunga 30 Persen, OJK Minta Sobat Pantau Hati-hati

Pihaknya belum bisa memastikan kapan program tersebut akan dilakukan. Sebab harus memastikan dari segi keamanan.

"Misalnya kemarin enggak boleh masuk, ternyata besok boleh masuk ke sana tanggal 13, tapi kalau dari berita kan direktorat regional di sana enggak boleh masuk dulu karena beliau di SMS oleh Pangdam di sana," terangnya.

"Kalau militer bilang enggak boleh, tunggu acc dulu. kalau sudah masuk wilayah militer, siapapun yang masuk ini berbahaya, mengancam," imbuhnya.

Baca juga: Tiru Suhay Salim, Nikah di KUA Super Hemat! Enggak Percaya?

Diberitakan sebelumnya, penembakan sadis dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Nduga, Papua, terhadap 31 pekerja pembangunan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Minggu (2/12/2018).

Puluhan pekerja itu merupakan karyawan dari perusahaan milik BUMN PT Istaka Karya, yang saat ini bekerja untuk membuka isolasi di wilayah pegunungan tengah itu.

Tim Pantau
Penulis
Nani Suherni
Reporter
Ratih Prastika
Category
Ekonomi

Berita Terkait: